Xabi Alonso, Tekanan, dan Gelar Bundesliga Bersejarah Bayer Leverkusen

Selasa, 16 April 2024 - 23:04 WIB
loading...
Xabi Alonso, Tekanan,...
Xabi Alonso, Tekanan, dan Gelar Bundesliga Bersejarah Bayer Leverkusen
A A A
LEVERKUSEN - Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso , mengungkapkan cara dirinya mengatasi tekanan untuk bisa membawa timnya meraih gelar perdana Liga Jerman sepanjang sejarah klub pada musim 2023/2024 ini. Salah satunya adalah dia tak terlalu terbebani dengan beban sejarah klub karena dia belum lama menukangi Florian Wirtz dkk.

Leverkusen berhasil menyegel gelar juara Liga Jerman 2023/2024 pada Minggu (14/5/2024) di Bay Arena. Tak tanggung-tanggung, mereka merayakannya dengan menghajar Werder Bremen dengan skor telak 5-0 dan masih menyisakan lima pertandingan lagi.

Yang lebih hebatnya lagi, Leverkusen sama sekali belum terkalahkan dalam 43 laga di semua kompetisi. Di Liga Jerman sendiri, sejauh ini mereka mengemas 25 kemenangan dengan empat hasil imbang.

Sebelum mengamankan titel perdana tersebut, perjalanan Alonso dengan Die Werkself -julukan Leverkusen- jelas tidak mudah. Sebab, pelatih asal Spanyol itu harus memimpin tim yang dikejar oleh Bayer Munich yang telah memenangkan Liga Jerman dalam 11 musim berturut-turut dan merupakan klub paling sukses sepanjang sejarah Negeri Panser.

Selain itu, Leverkusen juga dibayangi oleh catatan buruk yang sering mereka raih ketika sedang mendominasi. Bahkan, saking seringnya gagal juara, mereka sampai dijuluki Neverkusen.

Alonso pun mengaku sangat senang bisa membawa Leverkusen juara Liga Jerman untuk kali pertama dalam sejarah. Menurutnya, semua orang yang mendukung timnya pantas untuk merayakan momen ini.

“Selalu istimewa ketika ini adalah pertama kalinya juara Bundesliga (Liga Jerman), itu mungkin gelar yang paling sulit. Dan saya sangat senang menikmatinya bersama para pemain, dengan para penggemar, dengan klub dan begitu banyak orang yang pantas untuk benar-benar menikmati momen itu,” kata Alonso dilansir dari Goal International, Senin (15/4/2024).

Lebih lanjut, Alonso mengungkapkan bagaimana caranya mengatasi segala tekanan yang ada sepanjang perjalanannya membawa Granit Xhaka dan kolega juara Liga Jerman 2023/2024, yang merupakan musim penuh pertamanya bersama mereka. Menurutnya, hal itu bisa dilakukannya karena tak terlalu terbebani oleh sejarah klub karena dia belum lama berada di sana.

"(Soal) Mentalitas kalah di pertandingan-pertandingan penting? Karena saya tidak berada di sini terlalu lama, itu tidak begitu dalam di pembuluh darah saya, jadi mungkin (tekanan) saya lebih ringan. Beban sejarah tidak terlalu berat di dalam diri saya. Jadi saya mendengarnya, tapi saya berkata, oke, mari kita lihat apa yang terjadi,” ujar mantan pemain Munich dan Liverpool itu.

“Dan saya merasa bahwa tahun ini kami memulai dari awal, mengambil banyak keputusan yang tepat. Kami sudah mengetahui sejak awal musim bahwa ini bisa menjadi musim yang bagus, bahwa kami memiliki tim yang bagus untuk memainkan musim yang bagus,” imbuhnya.

"Yang pasti ekspektasinya, kami telah melampaui ekspektasi dan bermain serta memenangkan Bundesliga, lima pertandingan tersisa dengan angka-angka kami, dengan cara kami bermain, dengan cara kami pantas mendapatkan hasil maksimal, sungguh sulit dipercaya,” tuturnya.

“Sungguh luar biasa. Ini adalah hal yang luar biasa, sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata, tapi terima kasih banyak kepada banyak orang dan saya sangat senang menjadi bagian darinya,” pungkasnya.

Leverkusen sendiri masih berpeluang meraih gelar Treble Winner di akhir musim ini. Sebab, mereka telah mencapai final Piala Liga Jerman 2023/2024 serta perempat final Liga Europa 2023/2024.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xabi Alonso Dikabarkan...
Xabi Alonso Dikabarkan Sepakat Jadi Pelatih Chelsea, Segera Diumumkan Klub
Bayern Munchen Tutup...
Bayern Munchen Tutup Musim Bundesliga 2025/26 Lawan FC Koln, Saksikan di VISION+
Borussia Dortmund Siap...
Borussia Dortmund Siap Hadapi Leverkusen: Laga Krusial Bundesliga Live di VISION+
Legenda Liverpool: Xabi...
Legenda Liverpool: Xabi Alonso Gagal di Madrid, Tak Pantas Gantikan Arne Slot
Bayer Leverkusen vs...
Bayer Leverkusen vs Bayern Munchen Bundesliga 2025/26: Jadwal dan Link Nonton di VISION+
Gagal Romantis, Wasit...
Gagal Romantis, Wasit Jerman Bonyok Dikeroyok usai Lamar Pasangan Sesama Jenis di Stadion
Leverkusen Takluk 0-2...
Leverkusen Takluk 0-2 di Tangan Werder Bremen, Gol Romano Schmid Penentu Kemenangan
Augsburg Tundukkan Dortmund...
Augsburg Tundukkan Dortmund 1-0, Borussen Terperosok di Posisi 10
Penantian 120 Tahun...
Penantian 120 Tahun Berakhir, Bayer Leverkusen Raih Trofi Bundesliga Pertama!
Special Bola
Timnas Futsal Indonesia...
Bola Dunia
Timnas Futsal Indonesia Panggil 20 Pemain untuk TC Jelang Terbang ke Spanyol
Mantan Klub Umumkan...
Liga Indonesia
Mantan Klub Umumkan Denis Kolinger Gabung Persija Jakarta
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Rawan Tersingkir Cristiano Ronaldo Dkk!
Rekomendasi
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Berita Terkini
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Kontroversi Kartu Merah...
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Seret Nama Lionel Messi
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved