alexametrics

Lolos ke Babak Gugur, Tiga Wakil Inggris Tempuh Jalur Sulit

loading...
Lolos ke Babak Gugur, Tiga Wakil Inggris Tempuh Jalur Sulit
Lolos ke Babak Gugur, Tiga Wakil Inggris Tempuh Jalur Sulit
A+ A-
NYON - Sukses Meloloskan empat tim ke babak 16 Besar Liga Champions tidak membuat jalan klub-klub asal Inggris akan mudah.

Mereka harus ekstra waspada lantaran jalur sulit dan rumit telah menanti. Penyebabnya, hanya Manchester City (Man City) yang keluar sebagai juara grup atau masuk pot unggulan pada drawing babak 16 besar di Nyon, Swiss, Senin (17/12).

Menjadi unggulan membuat pasukan Pep Guardiola berpotensi hanya bertemu tim-tim nonunggulan atau runner-up seperti Atletico Madrid, Schalke 04, Ajax Amsterdam, dan AS Roma.



Sementara tiga tim lainnya, Manchester United (MU), Liverpool, dan Tottenham Hotspur melaju ke babak 16 besar sebagai nonunggulan. Imbasnya, mereka bisa bertemu lawan kuat yang membuat perjalanan di babak 16 besar menjadi rumit.

MU, misalnya. Menjadi runner-up Grup H, The Red Devils bakal menghadapi salah satu dari Real Madrid, Barcelona, Paris Saint-Germain (PSG), Bayern Muenchen, Borussia Dortmund, dan FC Porto. Liverpool dihadang Dortmund, Barcelona, Porto, Muen chen, Real Madrid atau Juventus karena datang sebagai runnerup Grup C.

Ujian tak kalah berat juga menanti Tottenham. Muenchen, Dortmund, PSG, Porto, Juventus, hingga Madrid siap menjegal The Lilywhites. Berbagai kemungkinan tersebut jelas bakal menyulitkan wakil-wakil Liga Primer melangkah jauh. Berkaca musim lalu, empat tim yang sama juga lolos ke babak 16 besar.

Sayang, dua tim, Liverpool dan Man City, harus bertemu di babak perempat final. The Reds berhasil menembus final sebelum akhirnya tumbang 1-3 dari Madrid. Pelatih Pep Guardiola menilai kesuksesan melaju ke babak knock-out enam musim beruntun mengindikasikan Man City telah menancapkan konsistensi di Liga Champions.

Dia mengatakan siap menghadapi tim mana pun di babak 16 besar. “Beberapa tim besar telah ter singkir. Suatu hari ketika Anda sedikit tertidur, Anda akan ber ada di Liga Europa. Itulah me ngapa saya sangat bang ga karena kami lolos ke babak 16 besar.

Di Liga Champions, semua pelatih top dan timtim terbaik Eropa berkumpul,” kata Guardiola, dilansir BBC. Tantangan Guardiola adalah membawa tim ini melangkah jauh ke Liga Champions.

Apalagi, meski sudah enam kali melewati fase grup, torehan terbaik mereka adalah di semifinal, itu pun di era Manuel Pelligrini. Sementara di era Guardiola, The Citizens hanya mencapai perempat final.

Guna mewujudkannya, Guardiola berupaya terus meningkatkan kualitas timnya hingga mam pu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di babak 16 besar.

“Setiap tim memiliki pemain-pemain yang sangat baik. Itu tantangan besar bagi kami. Kami akan mencoba melakukan sesuatu agar tiba di bulan Februari dengan kondisi bagus,”paparnya.

Sementara Pelatih MU Jose Mourinho kecewa The Red Devils membuang kesempatan memun caki klasemen akhir Grup H seusai dikalahkan Valencia 1-2.

Padahal di saat bersamaan, Juve dikalahkan Young Boys 1-2. Mou menilai dengan tekanan yang minim, seharusnya MU tampil lepas. Realitasnya, MU tertinggal 0-2 melalui gol Carlos Soler (17) dan bunuh diri Phil Jones (47).

Mereka memperkecil kedudukan lewat gol Marcus Rashford (87). Kendati menyimpan beberapa pemain kunci, ke kalahan dari Valencia tentu bakal sedikit memberikan pengaruh psi kologis terhadap anggota skuad.

MU telah di tunggu Liverpool di An field Stadium pada lan jutan Liga Primer, Minggu (16/12). “Sebelum pertandingan, saya mengatakan kepada pemain bahwa jika kami menang dan Juve menang, kami telah melakukan pekerjaan dengan baik,” tutur Mou.

Tapi, lanjut Mou, jika timnya kalah, ya harus menyalahkan diri sendiri. “Saya mengharapkan se suatu yang lebih baik dari para pemain,” ujarnya.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak