alexametrics

Pasangan Ganda Hendra/Ahsan Jaga Peluang ke Semifinal

loading...
Pasangan Ganda Hendra/Ahsan Jaga Peluang ke Semifinal
Pasangan Ganda Hendra/Ahsan Jaga Peluang ke Semifinal
A+ A-
JAKARTA - Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjaga asa lolos ke babak semifinal World Tour Finals 2018.

Dalam pertandingan kedua di Tianhe Gymnasium kemarin, pasangan peringkat 8 dunia itu menaklukkan wakil Taiwan Liao Min Chun/Su Ching Heng dua set langsung 21-18, 21-14.

Hendra/Ahsan wajib memenangkan laga terakhir Grup B melawan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin, hari ini, untuk memastikan satu tiket ke semifinal. Ahsan merasa wajib mewas padai wakil dari Taiwan tersebut.



Keunggulan head to head 2-1 tidak bisa dijadikan rujukan lantaran dalam pertemuan terakhir di Prancis Open 2018, mereka kalah dua set langsung. “Untuk pertandingan besok (hari ini), kami belum tahu pola permainan yang akan diterapkan lawan.
Tapi, paling penting kami harus yakin dari awal, jangan sampai ketinggalan angka,” ucap Ahsan, dilansir laman PBSI, kemarin.

Terkait pertarungan melawan Liao Min Chun/Su Ching Heng, Ahsan mengaku sejak awal bertekad tampil menekan dan menjaga tempo permainan.

Strategi tersebut berhasil sehingga mereka bisa menerapkan pola sendiri sehingga bisa mengejar perolehan angka dan memastikan mereka merebut angka di laga kedua. “Tidak mudah menghadapi mereka yang ngebloknya pas,” ungkap Hendra.

Di sektor ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu kembali menelan kekalahan pada laga kedua Grup A, kemarin. Mereka ditaklukkan wakil China Chen Qingchen/Jia Yifan dua set langsung 21-14, 21-8.

Ini kekalahan kedua Greysia/Apriani setelah pada laga perdana ditaklukkan wakil Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Dari nomor tunggal putra, Anthony Sinizuka Ginting kembali mencatatkan hasil buruk setelah dipaksa menyerah Shu Yuqi dua gamelangsung 21-8, 21-19.

Sebelumnya, pada laga pertama Grup A, Anthony juga kalah di tangan pebulutangkis Taiwan Chou Tien Chen 21-17, 18-21, 18-21. Seusai pertandingan, Anthony mengakui jika permainannya memang tidak sebaik saat tampil pada hari pertama.

Sepanjang pertandingan, Yuqi tidak memberinya kesempatan untuk keluar dari tekanan dan menerapkan permainan sendiri. Dia juga mengeluhkan bola yang menurutnya cukup berat.

“Saya memang tidak bisa keluar dari tekanan karena sering salah posisi. Saya mencoba bangkit di gamekedua, tapi pertahanan Yuqi memang rapat. Sulit untuk menyerangnya,” katanya.

Tunggal putra Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto, juga gagal melanjutkan performa positif saat mengalahkan Kantaphon Wangcharoen pada hari pertama.

Kemarin, Tommy dipaksa mengakui keunggulan tunggal putra India Sameer Verma dalam pertandingan dua game16-21, 7-21. Hasil ini membuat peluang Tommy kesemifinal menjadi cukup berat.

“Badan terasa berat karena terkuras setelah pertandingan kemarin. Stamina dan badan terasa berat. Coverlapangan tidak seenak kemarin,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat peluang Tommy menembus semifinal cukup berat. Dia harus mengalahkan wakil Jepang Kento Momota (Jepang) pada laga penyisihan terakhir, hari ini.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak