alexametrics

Gianluigi Buffon : Saya Tak Pernah Melacurkan Diri Karena Uang

loading...
Gianluigi Buffon : Saya Tak Pernah Melacurkan Diri Karena Uang
Gianluigi Buffon tak mau melacurkan diri hanya karena uang. Kepindahannya ke PSG semata karena ingin mendapatkan tantangan sebelum pensiun. Foto : Ist
A+ A-
PARIS - Gianluigi Buffon telah semusim ini menjadi palang pintu Paris Saint Germain (PSG). Sayangnya kepindahan dari Juventus itu sempat mengundang pertanyaan, karena uang.

Dalam sebuah wawancara dengan Corriere della Sera, Senin (31/12/2018), Buffon menolak semua anggapan menerima tawaran PSG karena uang. "Saya tak mau melacurkan hidup dan impian saya karena uang," katanya.

Kiper veteran Italia itu awalnya ingin pensiun setelah membawa Juventus meraih scudetto musim lalu. Namun Buffon mengubah keputusannya dengan menerima tawaran untuk berkiprah di PSG.



"Selalu ada sedikit yang iri, itu semuanya manusiawi. Aturan pertama, itu tidak dikondisikan oleh penilaian dan gagasan orang lain. Saya tak pernah melacurkan cita-cita dan impian saya untuk mendapatkan uang. Jika saya akan melakukannya, saya akan melakukannya jauh sebelum sekarang,"tegasnya.

Buffon mengatakan uang itu memang penting. Itu sarana untuk hidup. "Tapi saya tak bisa disuap."

"Mereka mengira saya orang gila atau patung yang hanya merindukan merpati. Antusiasme saya membuat saya muda lagi dan jika saya ingin melanjutkan saya tak bisa seperti kakek tua. Terkadang saya lebih bodoh daripada seseorang yang berusia 20 tahun dan orang-orang tidak menyadari usia saya."

"Saya bangga berada di sini, karena menerima tawaran dari klub seperti PSG. Ini menjadi kepuasan besar. Saya selalu memberikan yang terbaik. Saya yakin dengan prilaku yang baik, semua ini tak ubahnya sebuah bonus dalam hidup."

Di PSG, Buffon tak selalu menjadi turun sebagai kiper utama. Di bawah mistar gawang, Buffon selalu bergantian dengan Alphonse Areola. Ia pun mengaku tak mempersoalkan soal itu.

"Dengan perbedaan usia dan perspektif, jadi tidak ada persaingan. Kami malah bersinergi dan bersahabat. Areola adalah kiper luar biasa dan orang yang memiliki kebaikan tak terbatas yang melelahkan saya. Ketika dia bermain dia senang dan saya juga di sini untuk membantunya menjadi kiper terbaik Prancis dan Eropa."

Jadi sekali lagi Buffon menegaskan uang bukan segala-galanya. Tak ada dalam kamus hidupnya melacurkan cita-cita dan mimpinya untuk mendapatkan uang.
(bbk)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak