Menpora Dito Dukung Voice of Baceprot Cetak Sejarah di Festival Glastonbury Inggris
Kamis, 02 Mei 2024 - 23:47 WIB
loading...
Menpora Dito Dukung Voice of Baceprot Cetak Sejarah di Festival Glastonbury Inggris. Foto: Kemenpora
A
A
A
Tak cuma olahraga, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo juga mendukung sejumlah kegiatan positif anak muda Indonesia di panggung internasional. Salah satunya di Festival Glastonbury Inggris.
Festival ini akan diselenggarakan selama 5 hari, mulai tanggal 26-30 Juni 2024 di Pilton, Somerset, Inggris. Di mana salah satu band metal asal Garut, Voice of Baceprot (VoB), mencetak sejarah dengan menjadi band Indonesia pertama yang dapat tampil di festival musik dan seni pertunjukan di padang hijau terbesar di dunia, Festival Glastonbury.
Hal itu diketahui setelah personil VoB berkunjung ke Kemenpora untuk meminta dukungan Menpora Dito agar mereka dapat manggung di festival musik paling bergengsi di dunia. Mereka adalah Firdda Marsya Kurnia (gitaris sekaligus vokalis) , Widi Rahmawati (bass) dan Euis Sitti (drummer) .
“Kami band Indie, apa-apa dikerjain sendiri, kami harap kemenpora dapat mendukung kami agar bisa terus berkarya dan bermusik membawa nama Indonesia dipanggung dunia” ujar sang vokalis.
Merespons hal tersebut, Menpora Dito menyatakan bersedia membantu 3 alumnus Madrasah Tsanawiyah Al Baqiyatussolihat Garut, Jawa Barat ini memasuki industri musik internasional.
Festival ini akan diselenggarakan selama 5 hari, mulai tanggal 26-30 Juni 2024 di Pilton, Somerset, Inggris. Di mana salah satu band metal asal Garut, Voice of Baceprot (VoB), mencetak sejarah dengan menjadi band Indonesia pertama yang dapat tampil di festival musik dan seni pertunjukan di padang hijau terbesar di dunia, Festival Glastonbury.
Hal itu diketahui setelah personil VoB berkunjung ke Kemenpora untuk meminta dukungan Menpora Dito agar mereka dapat manggung di festival musik paling bergengsi di dunia. Mereka adalah Firdda Marsya Kurnia (gitaris sekaligus vokalis) , Widi Rahmawati (bass) dan Euis Sitti (drummer) .
“Kami band Indie, apa-apa dikerjain sendiri, kami harap kemenpora dapat mendukung kami agar bisa terus berkarya dan bermusik membawa nama Indonesia dipanggung dunia” ujar sang vokalis.
Merespons hal tersebut, Menpora Dito menyatakan bersedia membantu 3 alumnus Madrasah Tsanawiyah Al Baqiyatussolihat Garut, Jawa Barat ini memasuki industri musik internasional.
Lihat Juga :