alexametrics

Thailand Masters 2019

Lumat Lin Dan, Loh Kean Yew Dijuluki "Si Pembunuh China"

loading...
Lumat Lin Dan, Loh Kean Yew Dijuluki Si Pembunuh China
Pebulu tangkis tunggal putra Singapura Loh Kean Yew mendapat julukkan Si Pembunuh China setelah mengalahkan Lin Dan 21-19, 21-18 pada final Thailand Masters 2019 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Minggu (13/1/2019). Loh dijuluki Pembunuh China sete
A+ A-
BANGKOK - Pebulu tangkis tunggal putra Singapura Loh Kean Yew mendapat julukkan "Si Pembunuh China" setelah mengalahkan Lin Dan 21-19, 21-18 pada final Thailand Masters 2019 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Minggu (13/1/2019).

Loh dijuluki "Si Pembunuh China" setelah menyingkirkan empat pebulu tangkis asal Negeri tirai Bambu itu dalam perjalanan dongengnya dari kualifikasi tunggal putra hingga menjuarai turnamen berhadiah total USD150.000 (Rp2 miliar).

Loh yang kini menempati peringkat 125 dunia, mengklaim prestasi terbesar ketika mengalahkan legenda bulu tangkis China dan peringkat 13 dunia Lin Dan dua game langsung dalam pertandingan seru yang berlangsung 46 menit.



Loh yang berusia 21 tahun tidak gentar menghadapi Lin Dan yang menjadi unggulan pertama di turnamen itu. Dia menunjukkan hati yang besar melawan juara Olimpiade dua kali dan juara dunia lima kali tersebut.

Loh mengklaim dua poin pertama di game pertama, namun dengan pengalamannya, Lin Dan berbalik memimpin 19-14. Namun alih-alih menutup kemenangan, Lin Dan justru tertekan. Loh menunjukkan kesabaran luar biasa dan mengambil tujuh poin berikutnya.

Sedangkan di game kedua, Loh membuka skor tetapi Lin berhasil membuka keunggulan 13-6. Hebatnya, Loh kembali menggulung lawannya yang lebih terkenal ke tiga match point.

Lin Dan yang berusia 35 tahun menyelamatkan satu match point, tetapi Loh tidak dapat dibendung, dan mencatat kemenangan terbesar dalam kariernya yang masih muda untuk mengantongi cek pemenang USD11.250 (Rp158 juta)

Ini pertama kalinya Loh mencapai final turnamen Level 5 (Super 300) di Tur Dunia BWF (Badminton World Federation).

Kemenangan Loh atas pebulu tangkis China menarik perhatian para penggemar bulu tangkis Negeri Tirai Bambu tersebut. Mereka memuji teknik, temperamen, dan bahkan penampilan kekanak-kanakannya, melalui media Sina Sports.

Di peringkat ke-125, Loh telah menyingkirkan andalan China, Sun Feixiang (peringkat 121), Liu Haichao (229), Zhou Zeqi (56), dan Zhao Junpeng (47) pada putaran sebelumnya.

Di perempat final, dia mengalahkan atlet Taiwan Wang Tzu-wei (29), sebelum menjinakkan pebulu tangkis Prancis peringkat 30 dunia, Brice Leverdez di semifinal.

"Benar-benar sebuah kehormatan bermain dengannya (Lin Dan) dan saya lebih bahagia lagi bisa menang," katanya dilansir straitstimes.com.

"Lin Dan sangat berpengalaman dan dia membalikkan banyak pukulan saya dan tidak mudah untuk tetap bersabar menghadapinya."

"Saya mencoba memanfaatkan usia muda saya untuk keuntungan, dan mencoba serta berlari lebih cepat darinya, tetapi tentu saja, saya juga sangat lelah."

Sebelum ini Loh pernah meraih gelar di 2018 Mongolia International, 2017 International Malaysia, serta 2014 dan 2017 Singapore International.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak