alexametrics

Seru, Rivalitas Madura United dan Persebaya dalam Urusan Transfer

loading...
Seru, Rivalitas Madura United dan Persebaya dalam Urusan Transfer
Seru, Rivalitas Madura United dan Persebaya dalam Urusan Transfer
A+ A-
JAKARTA - Geliat transfer duo Jawa Timur, Madura United dan Persebaya Surabaya, musim ini cukup ketat. Jika Bajul Ijo cenderung adem ayem, Laskar Sape Kerap justru jorjoran, termasuk “membajak” anak emas mereka, Andik Vermansyah.

Sejauh ini Persebaya baru mendatangkan kapten timnas Indonesia Hansamu Yama Pranata. Pemain yang empat musim berseragam Barito Putera itu merupakan rekrutan pertama Bajul Ijo musim ini. Selebihnya manajemen di bawah komando Azrul Ananda ini hanya mempertahankan sejumlah pilar musim lalu seperti Irfan Jaya, Otavio Dutra, dan Ruben Sanadi.

Manajemen justru gagal memulangkan putra daerah seperti Evan Dimas atau Andik yang notabene diorbitkan Persebaya. Evan yang musim lalu berseragam Selangor FA justru memilih bergabung dengan Barito.



Sementara Andik justru berlabuh di klub rival mereka, Madura United. Padahal, mantan pemain Selangor FA itu bahkan disebut-sebut rela pulang kampung untuk memperkuat Persebaya yang dalam satu musim terakhir kembali ke Liga 1. Namun, faktanya manajemen Persebaya gagal menemui kata sepakat dengan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Meski kurang agresif dalam bursa transfer, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku puas karena semua yang dibidiknya sudah bergabung. Dia menyebut bergabungnya Hansamu membuat lini belakang Persebaya lebih tangguh. Dia akan diduetkan dengan Dutra untuk membentuk benteng pertahanan.

“Terima kasih kepada Yama yang mau bergabung bersama saya di Persebaya. Saya yakin lini belakang akan lebih solid,” kata Djadjang, dilansir laman klub, kemarin.

Bergabungnya Hansamu membuat stok pemain belakang Persebaya melimpah. Saat ini Green Force telah memiliki delapan pemain belakang. Dua pemain di bek kanan ada M Syaifuddin dan Abu Rizal Maulana. Kemudian Ruben Sanadi dan Novan Setya Sasongko di sektor kiri. Selain Yama, posisi stoper ada Dutra, Rachmat Irianto, dan Andri Muliadi.

Sebelumnya, manajer Persebaya Candra Wahyudi mengakui jika proses transfer sejumlah pemain incaran seperti Andik dan Evan tidak berjalan mulus. Kendati demikian, dia memastikan jika semua proses sudah dilakukan mulai dari harga, penawaran, hingga negosiasi.

“Ketika kami di Persebaya dan Andik tidak tercapai kesepakatan, itu adalah proses yang wajar. Apalagi, proses itu (negosiasi) sudah dijalankan. Kami juga mengajukan penawaran resmi seperti yang diminta Evan. Intinya, Persebaya menyepakati harga yang diajukan Evan,” kata Candra.

Sementara Hansamu menyatakan siap memberikan yang terbaik bagi Persebaya. Apalagi, dalam waktu dekat Persebaya akan melakoni pertandingan melawan Persinga Ngawi di babak 32 besar Piala Indonesia.

“Yang pasti memberikan kemampuan terbaik dan maksimal bagi Persebaya. Di Liga 1 nanti, saya akan berusaha maksimal untuk membuat Persebaya lebih baik lagi dari musim kemarin. Saya akan langsung bergabung latihan besok,” katanya.

Selain Hansamu, Persebaya juga resmi menunjuk kapten baru musim ini. Ruben Karel Sanadi kini didapuk sebagai pemimpin di lapangan untuk mengarungi Liga 1/2019.

Djadjang mengatakan keputusannya menunjuk Ruben sebagai kapten tim tak lepas dari prestasi yang ditunjukkan. Dia menilai Ruben bermain konsisten sepanjang musim lalu dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

“Ruben berpengalaman dalam tim ini. Salah satu syarat untuk menjadi kapten adalah paling banyak tampil di tim. Ruben memiliki tempat yang bagus di posisinya, yaitu di wing back kiri,” tuturnya.

Dari kubu rival, Madura United mendapatkan tanda tangan top skor musim lalu Aleksandar Rakic. Dia diharapkan menjadi solusi lini depan Laskar Sape Kerap yang tidak kunjung tajam. Manajer Madura United Haruna Soemitro mengatakan perekrutan mantan pemain PS Tira itu sudah dilakukan secara matang sesuai dengan finansial klub dan kebutuhan tim.

“Sudah beres penandatanganan kontrak dengan Rakic. Dia diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan di posisi striker. Bahkan, pencetak gol terbanyak Madura United adalah bek (Fabiano Beltrame),” katanya.

Musim lalu, pemain asal Serbia itu memang menjadi salah satu sosok yang berjasa menghindarkan PS Tira dari jerat degradasi. Dia menyumbangkan total 21 gol, melewati deretan striker asing lainnya seperti Marko Simic, Ezechiel Ndouasel, David da Silva, dan Bruno Silva.

Sebelumnya Madura United sudah mengamankan jasa mantan bek Persija Jakarta Jaimerson da Silva Xavier, penjaga gawang Muhammad Ridho, gelandang Zulfiandi, dan Marckho Meraudje.

Untuk sektor pemain asing, masuknya Rakic melengkapi komposisi empat pemain asing sesuai regulasi, yakni Dane Milovanovic (Australia), Jaimerson (Brasil), dan Zah Rahan Krangar (Liberia).
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak