alexametrics

Australia Terbuka 2019

Partai Final Tampilkan Duel Ideal Dua Petenis Papan Atas

loading...
Partai Final Tampilkan Duel Ideal Dua Petenis Papan Atas
Partai Final Tampilkan Duel Ideal Dua Petenis Papan Atas
A+ A-
MELBOURNE - Partai final Australia Terbuka 2019 menjanjikan tontonan menarik sarat gengsi. Melbourne Park bakal menjadi saksi pertarungan dua petenis papan atas, Novac Djokovic versus Rafael Nadal.

Pantas disebut final idaman lantaran rivalitas keduanya telah berlangsung sejak lama. Tercatat, Djokovic dan Nadal telah bersua 52 kali atau paling banyak dari pemain lainnya yang bertanding di era terbuka. Dalam kurun waktu tersebut, keduanya saling mengalahkan.

Djokovic unggul dengan mengoleksi 27 kemenangan, sedangkan Nadal meraih 25 kemenangan. Tak berlebihan jika Djokovic semangat menyambut pertemuan ke-53 dengan Nadal. Dia menganggap Nadal sebagai petenis yang konsisten dibentuk terbaiknya terutama sepanjang Australia Terbuka 2019 meski sempat dibekap cedera sebelum turnamen berlangsung.



Petenis asal Serbia itu yakin final kali ini akan berlangsung ketat. “Sepanjang turnamen Nadal tampil mengesankan. Saya sendiri juga belum bermain buruk dalam beberapa pertandingan. Saya pikir, final ini datang di saat tepat bagi kami berdua. Saya yakin kami akan bersenang-senang di lapangan,” kata Djokovic, dilansir atptour.com.

Djokovic optimistis mampu mengalahkan Nadal. Motivasi petenis nomor satu dunia tersebut semakin besar lantaran berpeluang memecahkan rekor sebagai peraih gelar terbanyak Australia Terbuka sepanjang sejarah. Saat ini Djokovic mengoleksi enam gelar bersama Roy Emerson dan Roger Federer.

Kematangan Djokovic terlihat saat menumbangkan wakil Prancis Lucas Pouille 6-0,6-2,6-2. Pada semifinal, Jumat (25/1), dia memenangkan 45 poin dari 53 servis dan hanya melakukan lima kesalahan. Itu melengkapi kinerja apik Djokovic yang sebelumnya mengalahkan Mitchell Krueger 6?3, 6?2, 6?2 di babak satu, Jo-Wilfried Tsonga 6–3, 7–5, 6–4 (babak kedua), Denis Shapovalov 6–3, 6–4, 4–6, 6–0 , Daniil Medvedev 6–4, 6–7(5–7), 6–2, 6–3 (babak keempat), dan Kei Nishikori 6-1,4-1 (perempat final).

“Nadal adalah pesaing terbesar dalam karier saya. Kami telah memainkan banyak pertandingan hebat. Paling diingat adalah pertarungan hampir lima jam di final Australia Terbuka 2012. Semoga, kali ini tidak akan selama itu. Saya yakin ini akan menjadi final yang bagus,” tandas Federer.

Nadal yang maju ke final kelimanya di Australia Terbuka mengatakan pencapaiannya sejauh ini telah melebihi ekspektasinya. Petenis asal Spanyol tersebut menilai bisa kembali ke performa terbaik setelah absen empat bulan merupakan sesuatu yang luar biasa.

Nadal berharap mampu melanjutkan konsistensi penampilan saat menghadapi Djokovic. Pria berusia 32 tahun itu membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi petenis pertama di era terbuka (sejak April 1968) dan petenis ketiga dalam sejarah yang memenangkan masing-masing dari empat gelar kejuaraan grand slam dua kali.

“Saya harus mengadaptasi permainan dengan usia saya saat ini. Itu selalu saya lakukan sepanjang karier. Hal tersebut adalah alasan saya mampu berkompetisi di level tertinggi. Saya sangat ahli dalam melakukan servis. Saya selalu agresif dan memiliki mental kuat. Jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup, Anda tidak akan bisa menghadapi tekanan,” tandasnya.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak