alexametrics

Manajemen PSM Makassar Tunggu Pelatih Asing Pekan Ini

loading...
Manajemen PSM Makassar Tunggu Pelatih Asing Pekan Ini
Manajemen PSM Makassar Tunggu Pelatih Asing Pekan Ini
A+ A-
MAKASSAR - PSM Makassar sudah menemukan sosok pengganti sepadan dengan Robert Rene Alberts yang mengundurkan diri. Manajemen menjanjikan sosok nakhoda anyar asal Eropa itu akan diperkenalkan kepada publik pekan ini.

CEO PSM Munafri Arifuddin berjanji akan memperkenalkan sang pelatih baru sebelum Juku Ejabersua dengan Kalteng Putra di legkedua Piala Indonesia, Minggu (3/2). Pria berusia 43 tahun itu menegaskan sosok pelatih baru tersebut dari Eropa. Kelebihannya yang paham soal sepak bola Asia membuat manajemen kepincut segera merekrutnya.

“Dia akan segera datang. Mungkin pekan ini sudah tiba karena masih harus mengurus sesuatu di negaranya sebelum berangkat ke sini. Seperti pamitan ke keluarganya dan lain-lain. Asalnya mau Belanda atau dari mana, nanti saja. Yang jelas dari Eropa. Dia akan segera da tang dan pernah melatih di ne gara Asia,” ujar pria yang akrab disapa Appi itu.



Penyataan ini lantas membuat nama Erwin van de Looi yang santer disebut-sebut menangani Juku Eja akhirnya gugur dalam daftar nominasi. Alasannya, mantan juru taktik timnas Belanda U-21 itu belum pernah melatih di kawasan Asia. Selain itu, nama Robert yang sempat dirumorkan kembali melatih PSM pun gugur. Karena, juru taktik berusia 64 tahun itu memilih tidak dulu menukangi Juku Eja.

Kendati demi kian, Appi tak menampik sempat melakukan komunikasi dengan Robert. Bahkan, niat untuk memulangkan pelatih asal Belan da itu pun sangat kuat. “Dalam progresnya, pas saya sudah deal dengan pelatih baru, ada perkembangan yang menggembirakan (Robert sembuh).

Makanya, saya batalkan dengan pelatih baru ini dan komunikasi dengan Robert. Namun, tadi malam dia putuskan tidak dulu melatih PSM,” ucap Appi. Dari situasi tersebut, Appi menegaskan bahwa PSM kembali pada komitmen pertamanya.

Rahmat dkk akan dilatih oleh sosok wajah baru musim ini. “Kami kontrak satu tahun dulu. Saya akan sampaikan secara formal nanti. Kami juga sudah berdiskusi dengan para asisten pelatih dan sepakat akan satu nama,” tandasnya.

Sementara itu, Guy Junior yang dipastikan masih memperkuat PSM musim 2019 terancam tidak dapat tampil di Piala AFC pada Februari nanti. Regulasi status naturalisasi pemain berusia 32 tahun itu menjadi penyebabnya.

Appi mengaku nama Guy Junior memang sudah didaftarkan untuk skuad PSM di AFC Cup 2019. Meski begitu, kepastian pemilik nomor punggung 39 tersebut bisa bermain atau tidak masih menjadi tanda tanya.

“Semua nama kami daftar, tapi tergantung AFC siapa yang akan di-save atau di-reject. Soalnya ada aturan baru yang keluar terhadap status kebijakan pemain naturalisasi bahwa ada pengecualian-pengecualian di mana sebelum lima tahun dia tidak bisa main, di atas lima (tahun) baru bisa,” tuturnya.

Kebijakan baru AFC ini tentu tak sejalan dengan status naturalisasi Guy Junior. Mantan penggawa Bhayangkara FC ini belum cukup lima tahun menjadi warga negara Indonesia
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak