alexametrics

Nicolas Tagliafico, Pemain Pertama Korban VAR di Liga Champions 2018/2019

loading...
Nicolas Tagliafico, Pemain Pertama Korban VAR di Liga Champions 2018/2019
Nicolas Tagliafico tercatat sebagai pemain pertama yang golnya dibatalkan oleh VAR di Liga Champions musim ini / Reuters
A+ A-
AMSTERDAM - Layar hitam yang berada di stadion menjadi momok yang sangat ditakuti pemain Eropa ketika UEFA menerapkan Video Assistant Referee (VAR) dalam suatu pertandingan. Inilah yang dirasakan pemain Ajax Amsterdam saat menjamu Real Madrid di Johan Cruijff ArenA, Kamis (14/2/2019) WIB.

Pada Desember tahun lalu, Komite Eksekutif UEFA telah memutuskan bahwa penggunaan VAR di Liga Champions mulai berlaku saat memasuki tahap sistem gugur atau babak 16 besar. Stadion yang akan menghelat fase knockout sudah dilengkapi berbagai peralatan VAR untuk menunjang kinerja tim.
Nicolas Tagliafico, Pemain Pertama Korban VAR di Liga Champions 2018/2019

Keberadaan VAR jelas membuat juru pengadil di lapangan hijau sangat hati-hati dalam menentukan keputusan. Ini yang dialami wasit Damir Skomina saat dia menganulir gol yang dicetak Nicolas Tagliafico pada menit 38.

Gol tersebut berawal dari kemelut yang terjadi di depan gawang Thibaut Courtois. Tagliafico, yang lolos dari pengawalan pemain bertahan berhasil menyundul bola ke gawang Madrid. Puluhan ribu penggemar tuan rumah bersorak.



Skomina sempat mengesahkan gol tersebut. Namun tak berselang lama, wasit asal Slovenia tersebut akhirnya menganulir gol yang dicetak Tagliafico setelah ia melihat layar yang berada di pinggir lapangan. Pemain bertahan berusia 26 tahun tersebut tercatat sebagai pemain pertama yang golnya dibatalkan oleh VAR di Liga Champions musim ini.

Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions ini dimenangkan Madrid dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak Karim Benzema (60') dan Marco Asensio (87').
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak