alexametrics

Liga Champions 2018/2019

Dikalahkan Real Madrid dan VAR, Pelatih Ajax Puji Pemainnya

loading...
Dikalahkan Real Madrid dan VAR, Pelatih Ajax Puji Pemainnya
Pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag tetap memuji anak asuhnya meski kalah dari Real Madrid. Ia pun menerima hasil akhir pertandingan ikut ditentukan VAR. Foto : REUTERS
A+ A-
AMSTERDAM - Pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag memuji penampilan anak asuhnya meski mereka kalah 1-2 dari Real Madrid di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Ia tak mempersoalkan hasil Video Assistant Referee (VAR) ikut jadi penentu hasil pertandingan.

Pada laga di Johan Cruijff ArenA, Kamis (14/2/2019) dinihari, sebenarnya Ajax unggul lebih dulu di menit 38. Gol tersebut berawal dari kemelut yang terjadi di depan gawang Thibaut Courtois. Nicolas Tagliafico, yang lolos dari pengawalan pemain bertahan berhasil menyundul bola ke gawang Madrid. Puluhan ribu penggemar tuan rumah bersorak. (Baca juga : Nicolas Tagliafico, Pemain Pertama Korban VAR di Liga Champions 2018/2019)

Wasit pun sempat mengesahkan gol tersebut, sampai akhirnya dibatalkan setelah wasit tayangan VAR. Buat pentas Liga Champions penggunaan VAR ini baru kali pertama digunakan setelah disahkan pada Desember lalu. (Baca juga : Real Madrid Susah Payah Menang di Kandang Ajax)



Terlepas adanya kontroversi tersebut, ten Hag mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya. "Saya telah melihat Ajax yang sangat baik melawan lawan kelas dunia dan salah satu yang terbaik di Eropa, Real Madrid. Saya pikir di sebagian besar permainan kami bisa mendominasi permainan dan menciptakan beberapa peluang besar," papar ten Hag dikutip Reuters.

"Ini karena pertahanan kami yang baik dan tekanan tinggi pada bola. Itu membantu kami menciptakan peluang, tetapi juga dalam membangun serangan kami mendapat beberapa peluang dan saya melihat Ajax yang sangat bagus. Kami menciptakan peluang pada level Eropa."

"Satu-satunya poin kritik adalah kurangnya keberuntungan kami. Seharusnya kami melakukannya dengan lebih baik, maka kami akan mencetak satu atau lebih kali gol. Dan hal negatif lainnya adalah kami harus tetap fokus sampai akhir. Jika Anda membuat kesalahan kecil, tim seperti Real Madrid tanpa ampun dan akan menghukum Anda.Itulah yang terjadi malam ini," sambung ten Hag.

Ten Hag menyayangkan mereka kehilangan kesempatan setelah satu gol mereka dianulir. "Sayang sekali gol kami tidak diakui. Tapi pujian tetap mengalir pada tim saya. Mereka mengikuti rencana permainan dan bermain dengan semangat tinggi. Ini memberi kami kepercayaan diri untuk masa depan. Ini adalah cara kami untuk melanjutkan pertandingan," tutup ten Hag.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak