alexametrics

Piala AFF U-22 2019

Hadapi Myanmar, Timnas Indonesia Bertekad Menekan Sejak Awal

loading...
Hadapi Myanmar, Timnas Indonesia Bertekad Menekan Sejak Awal
Hadapi Myanmar, Timnas Indonesia Bertekad Menekan Sejak Awal
A+ A-
PHNOM PENH - Tim Nasional (Timnas) Indonesia bertekad meraih hasil positif di Piala AFF U-22 2019. Menghadapi Myanmar di laga pembuka pada babak penyisihan Grup B sore ini, Garuda Muda akan tampil agresif demi meraih kemenangan perdana.

Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri mengatakan, pasukannya harus tampil menyerang sehingga Myanmar tidak nyaman menguasai bola. Dia optimistis Indonesia mampu meraih kemenangan. Keseriusan terlihat sejak skuad Indonesia tiba di Kamboja pada Jumat (15/2).

Para pemain berlatih keras untuk mematangkan strategi dan pola permainan. “Kami tidak bakal membiarkan Myanmar memainkan bola terlalu lama. Kami akan tampil menekan sejak menit awal dengan gaya khas kami. Target adalah menang, semoga pertandingan berjalan lancar,” kata Indra. Antusiasme tinggi juga dirasakan Gian Zola.



Dia menilai, timnya harus menjaga konsentrasi selama 90 menit dan memberikan seluruh kemampuan terbaik di Olympic Stadium agar ambisi meraih kemenangan terwujud. Zola menganggap tiga poin atas Myanmar sangat penting untuk menghadapi tiga lawan tangguh lainnya di Grup B, yakni tuan rumah Kamboja, Malaysia, dan Singapura.

Seperti diketahui, hanya dua tim teratas yang melaju ke babak semifinal. “Kami semua sepakat, pertandingan pertama besok harus fokus karena itu akan menentukan langkah Indonesia selanjutnya. Kami harus mendapatkan hasil positif agar ke depannya bisa lebih mudah,” kata Zola.

Senada dengan Zola, penjaga gawang Awang Seto Raharjo menegaskan, Indonesia bukan hanya siap dari sisi teknis, tetapi juga nonteknis seperti cuaca. Menurutnya timnya bisa beradaptasi dengan baik. “Alhamdulillah tidak banyak perbedaan signifikan antara Indonesia dan Kamboja soal cuaca. Cuma di sini agak lebih panas,” ujarnya.

Guna mengamankan tiga poin, Indra akan menurunkan komposisi terbaiknya. Marinus Wanewar diplot sebagai ujung tombak dukungan Zola, Osvaldo Hay, dan Witan Sulaeman. Sedangkan di sektor belakang dipercayakan kepada kuartet Asnawi Mangkualam, Andy Setyo, Nurhidayat Haji Haris, serta Firza Andika.

Sementara di kubu lawan, kepercayaan diri ditunjukkan Myanmar. Pelatih Velizar Popov mengungkapkan timnya sangat siap menghadapi Indonesia lantaran telah mempersiapan intensif selama dua pekan terakhir. “Bagi saya mudah saja, sepak bola adalah sepak bola. Kami akan coba memenangkan pertandingan. Grup kami ketat karena berisi tim tangguh, termasuk tuan rumah Kamboja. Kami akan mencoba memberikan yang terbaik untuk negara kami,” tuturnya.

Popov menganggap pertandingan melawan Indonesia dan Piala AFF U-22 2019 secara keseluruhan merupakan bagian rencana panjang dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 mendatang. Namun, juru taktik berusia 43 tahun itu menilai hal tersebut tidak mengurangi komitmen Myanmar di AFF U-22 2019.

Popov mengatakan timnya akan berjuang semaksimal mungkin guna mengukir prestasi di Phnom Penh. “Kami punya waktu per siapan selama dua pekan di bulan Ma ret. Kompetisi ini (AFF U-22 ) sangat penting bagi kami. Tidak hanya untuk gelar juara, tapi juga persiapan menuju Piala Asia 2020,” katanya.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak