Tim Impian Aleix Espargaro Andai Jadi Manajer MotoGP: Pedro Acosta dan Jorge Martin Jadi Pembalapnya
Selasa, 21 Mei 2024 - 05:05 WIB
loading...
Aleix Espargaro berandai-andai soal tim impiannya jika menjadi manager tim di MotoGP / Foto: Autocar India
A
A
A
Aleix Espargaro berandai-andai soal tim impiannya jika menjadi manager tim di MotoGP . Dia ingin menggabungkan pembalap yang sedang naik daun dan rider masa depan yakni Jorge Martin dan Pedro Acosta.
Espargaro tengah dalam persimpangan di pengujung kariernya. Pembalap kawakan Aprilia Racing kemungkinan masih bisa membarui masa baktinya dengan Aprilia atau memutuskan pensiun di akhir musim ini.
Bagaimanapun keputusannya nanti, pembalap berusia 34 tahun itu telah menasbihkan namanya sebagai sosok yang sangat berpengaruh untuk Aprilia. Dia telah membantu tim pabrikan Noale berkembang, dari sebuah tim semenjana menjadi tim dengan motor pemenang.
Baca Juga: Honda Ditinggal Marc Marquez, Santi Hernandez: Joan Mir Lebih Bebas
Di samping itu, setidaknya Espargaro juga telah memenangkan tiga balapan MotoGP bersama Aprilia yang merupakan prestasi tertinggi dalam kariernya. Jadi, tidak ada yang harus disesalkan dalam karier panjangnya di kelas utama.
Espargaro pun mengungkapkan apa yang bisa dilakukan dalam hidupnya setelah pensiun sebagai pembalap MotoGP. Salah satunya adalah menjadi manager atau pemilik tim di MotoGP. Dia pun memiliki tim Impian yang berisikan dua talenta hebat saat ini yaitu Jorge Martin dan Pedro Acosta.
"Jika saya adalah bos tim, akan jelas bagi saya apa yang harus saya lakukan. Prioritas pertama adalah mengamankan Pedro Acosta," kata Espargaro dilansir dari Speedweek, Senin (20/5/2024).
Espargaro tengah dalam persimpangan di pengujung kariernya. Pembalap kawakan Aprilia Racing kemungkinan masih bisa membarui masa baktinya dengan Aprilia atau memutuskan pensiun di akhir musim ini.
Bagaimanapun keputusannya nanti, pembalap berusia 34 tahun itu telah menasbihkan namanya sebagai sosok yang sangat berpengaruh untuk Aprilia. Dia telah membantu tim pabrikan Noale berkembang, dari sebuah tim semenjana menjadi tim dengan motor pemenang.
Baca Juga: Honda Ditinggal Marc Marquez, Santi Hernandez: Joan Mir Lebih Bebas
Di samping itu, setidaknya Espargaro juga telah memenangkan tiga balapan MotoGP bersama Aprilia yang merupakan prestasi tertinggi dalam kariernya. Jadi, tidak ada yang harus disesalkan dalam karier panjangnya di kelas utama.
Espargaro pun mengungkapkan apa yang bisa dilakukan dalam hidupnya setelah pensiun sebagai pembalap MotoGP. Salah satunya adalah menjadi manager atau pemilik tim di MotoGP. Dia pun memiliki tim Impian yang berisikan dua talenta hebat saat ini yaitu Jorge Martin dan Pedro Acosta.
"Jika saya adalah bos tim, akan jelas bagi saya apa yang harus saya lakukan. Prioritas pertama adalah mengamankan Pedro Acosta," kata Espargaro dilansir dari Speedweek, Senin (20/5/2024).
Lihat Juga :