alexametrics

Sriwijaya FC Jatuh ke Tangan Mantan Dirut Bank

loading...
Sriwijaya FC Jatuh ke Tangan Mantan Dirut Bank
Terjawab sudah teka-teki kepemilikan Sriwijaya FC. Masa depan tim laskar wong Kito sepenuhnya berada di tangan Asfan Fikri Sanaf, mantan Dirut Bank Sumsel Babel. Foto: SINDOnews/Berli Zulkanedy
A+ A-
LAHAT - Terjawab sudah teka-teki kepemilikan Sriwijaya FC. Masa depan tim laskar wong Kito sepenuhnya berada di tangan Asfan Fikri Sanaf, mantan Dirut Bank Sumsel Babel.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan kejutan atas club sepak Bola Kebanggan masyarakat Sumsel tersebut dalam jumpa pers di Lahat, Rabu (20/2/2019). Gubernur telah menunjuk Asfan Fikri Sanaf memiliki mayoritas saham yang sebelumnya dimiliki Muddai Madang.

"Saham mayoritas yang sebelumnya dimiliki Mudai Madang diserahkan ke Asfan Fikri Sanaf," katanya didampingi Asfan Fikri Sanaf.



Deru juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Sumsel tidak memiliki satu lembar saham pun. Karena itu, selain adanya batasan intervensi pemerintah, dirinya juga tidak ingin SFC menjadi komoditas politik.

"Makanya anak-anak dan keturunan saya, baik Bupati wakil bupati dan sebagainya, meskipun mengerti sepak bola tidak boleh menjadi pengurus, jangan sampai ada pemikiran kami keluarga ingin menjadikan SFC ini sebagai komuditas politik," tegasnya.

Dengan peralihan kepemilikan saham ini, maka kedepan Sriwijaya FC memiliki target kembali ke liga 1 di musim depan. "Pemilik saham mayoritas sebelumnya telah menyerahkan sepenuhnya saham disertai surat pernyataan bermaterai kepada Asfan Fikri Sanaf," katanya.

"Harapan saya SFC dapat menuai prestasi yang sekarang berada di liga 2. Tetapi, masyarakat harus tau dan mengerti, dalam setiap masa pengalihan ada masa transisi yang harus segera disesuaikan, baik antara manajemen, pemain dan induk sepak bola kita PSSI," timpalnya lagi.

Terkait isu ada BUMN yang terlibat atau ingin membeli saham SFC, Deru menyerahkan sepenuhnya kepada owner yakni Aspan. Yang pasti, lanjutnya, menteri BUMN sudah mengizinkan. "Kedepannya nanti terserah bagaimana baiknga, BUMN nanti bisa jadi mitra, bisa jadi sponsor," tutupnya.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak