alexametrics

Siapa yang Bakal Mengerjakan Proyek Sirkuit Jalan Raya di Mandalika?

loading...
Siapa yang Bakal Mengerjakan Proyek Sirkuit Jalan Raya di Mandalika?
Terkait siapa yang akan merancang sirkuit jalan raya di Mandalika masih simpang siur. Media di Eropa menyebut jika proyek ini akan dilakukan oleh Vinci Construction. Tapi ada juga yang menyebut Populous (perusahaan asal Amerika Serikat)
A+ A-
LOMBOK - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap menggelar balapan MotoGP pada 2021 mendatang. Trek atau sirkuit jalan raya ini memiliki panjang lintasan 4,59km dan memiliki 18 tikungan.

Para pembalap MotoGP nantinya tidak hanya dimanjakan dengan trek lurus yang terdapat di KEK Mandalika saja. Tapi para peserta balap di kelas utama ini akan menikmati pemandangan yang terdapat di sekitar lintasan balap.
Siapa yang Bakal Mengerjakan Proyek Sirkuit Jalan Raya di Mandalika?

Terkait siapa yang akan merancang sirkuit jalan raya di Mandalika masih simpang siur. Media di Eropa menyebut jika proyek ini akan dilakukan oleh Vinci Construction. Perusahaan asal Prancis itu baru memulai pengerjaannya pada September 2019.

Berbeda dengan laporan di atas. Akun Instagram @skyscrapercity_lombok membeberkan bahwa untuk pembangunan Sirkuit Jalan Raya Mandalika akan dikerjakan oleh arsitek dari Populous.



Perusahaan asal Amerika Serikat bukan kali pertama mengerjakan proyek sirkuit. Mereka pernah membuat Sirkuit Silverstone. "Mandalika Circuit akan dibangun sesuai dengan standar FIA (yang menaungi F1) dan FIM (yang menaungi MotoGP)."
Siapa yang Bakal Mengerjakan Proyek Sirkuit Jalan Raya di Mandalika?

Artinya, sejauh ini belum ada keterangan resmi terkait siapa yang akan mengerjakan proyek Sirkuit Jalan Raya di Mandalika. Pasalnya, baik Dorna Sports selaku otoritas kejuaraan grand prix balap motor dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) belum memberikan pernyataan resmi.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak