alexametrics

MotoGP 2019

Dovizioso Empat Kali Permalukan Marquez di Tikungan Terakhir

loading...
Dovizioso Empat Kali Permalukan Marquez di Tikungan Terakhir
Andrea Dovizioso tercatat telah mengalahkan Marc Marquez empat kali dalam lima pertempuran yang berlangsung di tikungan terakhir / Reuters
A+ A-
DOHA - Ketenangan Andrea Dovizioso menjadi kunci keberhasilannya merebut podium pertama pada pagelaran seri pertama MotoGP di Grand Prix Qatar, Senin (11/3/2019) WIB. Pembalap tim pabrikan Ducati mengulangi kemenangan setahun yang lalu dengan drama yang praktis sama.

Ini berkaitan dengan lawan yang dihadapinya di lap terakhir dan dia adalah Marc Marquez. Juara dunia lima kali MotoGP itu kembali menjadi rival seteru Dovizioso pada seri pembuka kelas elite ini.

Tapi untuk kedua kalinya secara beruntun, Dovizioso berhasil permalukan rivalnya tersebut tepat di tikungan terakhir. Berkat ketenangannya tersebut pembalap berjuluk Little Dragon berdiri gagah di podium pertama setelah menyentuh finis pertama di Sirkuit Losail.



Lewat akselerasi jenius yang diperagakan Dovizioso, pemilik nomor 4 itu sukses mengalahkan Marquez sebanyak empat kali dari lima pertempuran yang berlangsung di tikungan terakhir melawan pembalap tim Repsol Honda tersebut. Kemenangan itu didapat di Austria-Jepang (2017), Qatar (2018), dan Qatar (2019).

Meskipun masih ada 18 balapan tersisa musim ini, namun Dovizioso setidaknya telah menggarisbawahi namanya sebagai kandidat juara dunia MotoGP musim ini. Gambaran itu tidak terlalu berlebihan jika melihat kesiapan motor Desmosedici GP19 yang menjadi tunggangannya.

"Pada akhirnya dia (Marquez) bisa menyusul saya, tetapi dengan gaya Marc!. Dia sangat bagus untuk mencoba menyalip juga ketika ia tidak memiliki kecepatan yang sama. Tapi saya bisa menjawab dengan cara yang benar karena akselerasi saya sangat bagus," jelas Dovizioso.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak