alexametrics

Jelang Grand Prix Australia 2019

Pencetak Waktu Tercepat di F1 Bakal Dapat Tambahan Poin

loading...
Pencetak Waktu Tercepat di F1 Bakal Dapat Tambahan Poin
Para pembalap F1 akan berburu poin tambahan dengan mencetak waktu tercepa. Foto : Motorsport
A+ A-
PARIS - Para pembalap F1 mendapatkan stimulan untuk mengoleksi tambahan poin. Hal itu terjadi karena mulai musim 2019 ini, pembalap yang berhasil mencetak waktu tercepat akan mendapatkan tambahan poin.

Rencananya format baru tersebut akan digulirkan di seri perdana F1 yang akan berlangsung di GP Ausrtralia akhir pekan ini. Pemberian tambahan poin ini sudah disetujui oleh semua pihak melalui pemungutan suara elektronik.

Untuk yang berhak mendulang poin tambahan ini, pembalap harus menyelesaikan balapan di urutan sepuluh besar. Poin yang didapat kemudian dimasukkan ke dalam klasemen pembalap dan juga konstruktor.



"Bersama dengan FIA, kami telah berkomitmen mengevaluasi sejumlah ide dan solusi yang dapat meningkatkan kualitas pertunjukkan tapi di saat yang sama tetap menjaga integritas olahraga ini," papar direktur olahraga F1, Ross Brawn seperti dikutip Motorsport, Selasa (12/3/2019).

"Setelah 60 tahun, kami merasa bahwa kembalinya poin tambahan untuk pencetak fastest lap termasuk dalam kriteria tersebut. Kami telah mempertimbangkan solusi ini selama berbulan-bulan. Berapa kali kita mendengar pertanyaan dari pembalap di radio soal siapa yang memegang fastest lap?"

"Sekarang pencapaian itu tidak sekadar rekor dan prestise, tapi juga motivasi konkret untuk membuat fase akhir balapan berjalan lebih menarik. Terkadang ada manfaatnya kita mengingat kembali sejarah dari olahraga ini untuk melangkah ke depan," lanjut Brawn.

F1 sebelumnya pernah memberikan poin untuk pembalap yang mencetak fastest lap, yakni antara 1950 dan 1959. Sistem poin ini berhasil dimanfaatkan Mike Hawthorn untuk mengunci gelar juara dunia 1958.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak