alexametrics

Liga Champions 2018/2019

Pochettino : Barcelona Adalah Favorit Juara Liga Champions

loading...
Pochettino : Barcelona Adalah Favorit Juara Liga Champions
Pochettino : Barcelona Adalah Favorit Juara Liga Champions
A+ A-
LONDON - Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengatakan tak ada alasan untuk tidak memfavoritkan Barcelona akan keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Bahkan Manchester United yang bakal dihadapi di perempat final takkan mampu membendung ketangguhan Blaugrana.

United sebenarnya juga dalam prestasi baik setelah ditukangi Ole Gunnar Solskjaer. Setidaknya 14 kemenangan berhasil diperoleh dari 19 penampilan. Namun Pochettino, merasa United masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk bersaing dengan Barcelona.

"Jika ada satu tim favorit untuk memenangkan Liga Champions dia adalah Barcelon. (Ernesto) Valverde melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka memiliki pemain dengan level luar biasa, dan kemudian mereka memiliki Lionel Messi," kata Pochettino dikutip Reuters, Selasa (19/3/2019).



"Saya pikir Manchester United yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir dibangun untuk memenangkan hal-hal besar. Tapi saya pikir Barcelona selangkah lebih tinggi daripada Manchester United."

Spurs yang akan menghadapi rival Manchester City di perempat final Liga Champions menurut Pochettino akan berusaha sekuat mungkin bersaing. "Jelas, Manchester City adalah tim yang dirancang untuk menang dan dengan kewajiban untuk menang. Kami akan mencoba bersaing."

Namun untuk laga perempat final nanti pemain Spurs akan mendapatkan suntikan moril karena akan tampil di stadion baru. "Kami tahu bahwa dalam turnamen pendek, kebugaran tim pada saat itu sangat penting. Kami memiliki insentif bahwa kami memiliki stadion baru dan kami akan bermain dengan 62.000 penonton. Itu akan menciptakan energi khusus."
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak