Besok, Pengadilan Banding FIM Bakal Umumkan Nasib Ducati

Kamis, 21 Maret 2019 - 23:17 WIB
Besok, Pengadilan Banding...
Besok, Pengadilan Banding FIM Bakal Umumkan Nasib Ducati
A A A
JENEWA - Pengadilan Banding FIM akan memutus hasil banding pengaduan empat tim (Aprilia, Honda, KTM, dan Suzuki) terkait kasus perangkat aerodinamika tim Ducati pada Jumat (22/3/2019). Apapun keputusannya, hubungan antara pabrikan MotoGP bakal menjadi tegang.

Aerodinamika motor Desmosedici GP19 Ducati menuai kritikan dari empat tim Pabrikan MotoGP setelah Andrea Dovizioso memenangkan seri pembuka MotoGP di Grand Prix Qatar, pertengahan bulan ini. Apapun keputusannya nanti, Ducati maupun keempat tim diberi waktu selama lima hari untuk membuat banding ke Pengadilan TAS/CAS.

Keputusan akhir kemudian akan diumumkan sebelum seri kedua MotoGP berlangsung di Argentina pada 31 Maret mendatang. Jelang putusan Pengadilan Banding FIM, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola mengatakan bahwa ia merasa dirugikan jika Ducati diperbolehkan menggunakan aerodinamika.

"Saya menyadari bahwa di MotoGP situasi tertentu dibahas di antara tim, mungkin secara tidak resmi, tetapi jika ada aturan, Anda harus menegakkannya. Dan jika Anda harus mendiskusikannya, Anda harus melakukannya secara resmi," kata Rivola.

"Demi kebaikan kejuaraan, kita harus mengambil kesempatan ini untuk menertibkan dan memulai dari sana. Jika di MotoGP Anda tidak bisa melakukan itu maka itu masalah lain. Kita tidak boleh berpikir buruk, jadi kita berpikir bahwa direktur teknis telah salah menafsirkan lampiran aerodinamis dengan mana Ducati berpacu. Jika dia dengan itikad baik, dia sekarang harus menjelaskan bahwa dia telah salah paham terkait solusi ini, dan karena itu aturannya harus diulang," tambah Rivola.

Sekadar informasi, regulasi Teknis FIM 2019 melarang: "Perangkat atau bentuk menonjol dari fairing atau bodywork dan tidak terintegrasi dalam perampingan (contoh sayap, sirip, tonjolan, dan lain-lain) yang dapat memberikan efek aerodinamika (misal menghasilkan downforce, mengganggu timbulnya aerodinamika, dan lain-lain)."

Menyoal kemenangan Dovizioso pada seri pembuka GP Qatar, Rivola mengusulkan solusi untuk tidak menghukum runner up MotoGP musim lalu. Dikatakannya, biarkan dia dengan kemenangannya tapi Ducati harus berbenah menghadapi seri berikutnya untuk tidak menggunakan sayap tambahan.

"Tidak boleh ada reaksi. Dovizioso mempertahankan kemenangannya di Qatar, dan di GP Argentina nanti Ducati kembali dengan motor tanpa sayap," pungkas Rivola.
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina diPiala Dunia 2026
1 jam yang lalu
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken PetisiBoikot Argentinadi Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
3 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
12 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
12 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
13 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
18 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved