Mengintip Kehidupan Wasit Jelang Euro 2024, Rasakan Tekanan Tingkat Tinggi
Kamis, 13 Juni 2024 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Para wasit di Euro 2024 akan ditempatkan bersama di luar Frankfurt, dipilih sebagai lokasi pusat yang nyaman bagi mereka untuk kembali setelah setiap pertandingan dan di mana mereka dapat memulihkan diri dan mempersiapkan tugas berikutnya.
“Persahabatan, ini seperti kelompok persahabatan. Sama halnya dengan sebuah tim atau skuat. Kami semua berada dalam kondisi yang sama, kami memahami apa yang dialami satu sama lain dan ini adalah atmosfer yang bagus,” jelas Oliver.
“Meskipun ini adalah persahabatan yang pertama dan terpenting, Anda juga bersaing satu sama lain. Ini adalah kompetisi yang sopan, dengan semua orang berjuang untuk menjadi yang terbaik. Satu hal yang bisa saya katakan dengan pasti, kami semua ingin satu sama lain tampil baik. Kami semua berupaya untuk menghindari kesalahan, namun sayangnya beberapa kesalahan bisa saja terjadi, jadi akan sangat membantu jika ada orang-orang di sekitar kami yang memahami bagaimana rasanya berada di posisi kami,” tutur Oliver lagi.
Yang akan mendukung para ofisial sepanjang turnamen adalah direktur pelaksana wasit UEFA, Roberto Rosetti dan anggota Komite Wasit UEFA. Ini termasuk Vlado Sajn, anggota komite berpengalaman selama lebih dari 20 tahun, Björn Kuipers, yang memimpin final UEFA EURO 2020, dan Carlos Velasco Carballo, wasit pertandingan Liga Eropa UEFA 2011.
“Dukungan itu sangat penting. Roberto adalah orang yang ramah, orang yang sangat baik, dan dia mempunyai staf yang hebat di sekelilingnya. Ada banyak pengalaman dalam hal menjadi wasit dengan orang-orang seperti Björn, Vlado dan Carlos. Staf di luar lapangan juga luar biasa dan sangat membantu menghilangkan tekanan,” tuturnya.
“Anda tahu bahwa semua yang Anda butuhkan tersedia untuk Anda, dan jika Anda memiliki masalah maka Anda dapat berbicara dengan seseorang dan semuanya beres. Ini memungkinkan kami untuk berkonsentrasi pada sepak bola," kata Oliver lagi.
Menjelang turnamen, UEFA akan berbicara dengan tim untuk mendorong bahwa selama pertandingan, hanya kapten mereka yang berbicara kepada wasit dan para pemain tidak memadati wasit. Setiap pemain yang mengabaikan ini akan diberikan kartu kuning.
“Persahabatan, ini seperti kelompok persahabatan. Sama halnya dengan sebuah tim atau skuat. Kami semua berada dalam kondisi yang sama, kami memahami apa yang dialami satu sama lain dan ini adalah atmosfer yang bagus,” jelas Oliver.
“Meskipun ini adalah persahabatan yang pertama dan terpenting, Anda juga bersaing satu sama lain. Ini adalah kompetisi yang sopan, dengan semua orang berjuang untuk menjadi yang terbaik. Satu hal yang bisa saya katakan dengan pasti, kami semua ingin satu sama lain tampil baik. Kami semua berupaya untuk menghindari kesalahan, namun sayangnya beberapa kesalahan bisa saja terjadi, jadi akan sangat membantu jika ada orang-orang di sekitar kami yang memahami bagaimana rasanya berada di posisi kami,” tutur Oliver lagi.
Yang akan mendukung para ofisial sepanjang turnamen adalah direktur pelaksana wasit UEFA, Roberto Rosetti dan anggota Komite Wasit UEFA. Ini termasuk Vlado Sajn, anggota komite berpengalaman selama lebih dari 20 tahun, Björn Kuipers, yang memimpin final UEFA EURO 2020, dan Carlos Velasco Carballo, wasit pertandingan Liga Eropa UEFA 2011.
“Dukungan itu sangat penting. Roberto adalah orang yang ramah, orang yang sangat baik, dan dia mempunyai staf yang hebat di sekelilingnya. Ada banyak pengalaman dalam hal menjadi wasit dengan orang-orang seperti Björn, Vlado dan Carlos. Staf di luar lapangan juga luar biasa dan sangat membantu menghilangkan tekanan,” tuturnya.
“Anda tahu bahwa semua yang Anda butuhkan tersedia untuk Anda, dan jika Anda memiliki masalah maka Anda dapat berbicara dengan seseorang dan semuanya beres. Ini memungkinkan kami untuk berkonsentrasi pada sepak bola," kata Oliver lagi.
Menjelang turnamen, UEFA akan berbicara dengan tim untuk mendorong bahwa selama pertandingan, hanya kapten mereka yang berbicara kepada wasit dan para pemain tidak memadati wasit. Setiap pemain yang mengabaikan ini akan diberikan kartu kuning.
Lihat Juga :