alexametrics

Jelang Grand Prix China 2019

Fakta Menarik Jelang Balapan ke-1000 Grand Prix China 2019

loading...
Fakta Menarik Jelang Balapan ke-1000 Grand Prix China 2019
Balapan Formula 1 (F1) 2019 akan berlangsung di GP China akhir pekan ini. Sebelum race berlangsung, sejumlah fakta menarik tersaji jelang lomba. Foto: IST
A+ A-
SHANGHAI - Balapan Formula 1 (F1) 2019 akan berlangsung di GP China akhir pekan ini. Sebelum race berlangsung, sejumlah fakta menarik tersaji jelang lomba.

Rangkaian F1 GP China 2019 merupakan race ke-1000 sepanjang sejarah grand prix, akan dimulai dengan sesi latihan bebas pertama, Jumat (12/4/2019). Kegiatan berlanjut ke sesi latihan bebas kedua pada hari yang sama untuk sesi siang.

Sementara itu, sesi kualifikasi akan berlangsung hari Sabtu (13/4/2019) pada siang hari. Setelah itu pembalap akan memulai perombaan di hari Minggu sekitar pukul 15.10 WIB.

Fakta Menarik Jelang GP China
GP F1 China di Sirkuit Shanghai akan jadi balapan F1 ke-1000 dalam sejarah sejak dimulai di Silverstone, Inggris tahun 1950.
Gelar juara dunia di sana akan dipersembahkan untuk mendiang Jochen Rindt dari Austria yang meninggal saat latihan di Monza pada tahun 1970. Pada 1970 itu, Jochen Rindt memenangkan 5 balapan dari 13 seri, ia meninggal ketika balapan menyisakan empat seri, namun di akhir kejuaraan tetap menduduki klasemen tertinggi.
33 menjadi jumlah juara dunia, dari Giuseppe Farina ke Lewis Hamilton. Ada 20 juara dunia yang masih hidup, Jackie Stewart (1969, 1971 dan 1973) paling tua.
Sebanyak 33 konstruktor telah memenangkan lomba. Empat besar (Ferrari, McLaren, Williams dan Mercedes) total telah menang 620 kali dari 999 balapan sejauh ini.
Tidak ada pembalap yang memiliki pole position lebih banyak daripada Lewis Hamilton, yang merebut pole position ke-84 di Australia pada Maret 2019. Mampukah Hamilton merebut pole di Shanghai?


(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak