alexametrics

Pelatih Arema: Nikmati Dulu Gelar Juara Piala Presiden 2019 Baru Menatap Liga 1

loading...
Pelatih Arema: Nikmati Dulu Gelar Juara Piala Presiden 2019 Baru Menatap Liga 1
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan kepada semua pihak untuk menikmati gelar Piala Presiden 2019, sebelum menatap kompetisi sepak bola Tanah Air, Liga 1
A+ A-
MALANG - Arema FC sukses mengguratkan tinta sejarah pada perhelatan Piala Presiden 2019. Kemenangan agregat 2-0 atas Persebaya pada final kedua di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4) malam WIB, membuat tim berjuluk Singo Edan menasbihkan klub asal Malang ini sebagai tim pertama yang merebut gelar di turnamen pramusim sebanyak dua kali.

Arema sebelumnya pernah meraih gelar juara di Piala Presiden edisi kedua atau tepatnya pada 2017 lalu. Saat itu, Singo Edan permalukan Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1 di Stadion Pakansari, Bogor.

Sejarah kembali tercipta saat Arema mengalahkan Persebaya. Dengan format baru, yakni kandang dan tandang, Arema menang agregat 4-2 atas tim berjuluk Bajol Ijo.



Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menganggap gelar ini sebagai jawaban dari kritik yang diberikan Aremania, loyalis Arema. Pada fase grup, Hamka Hamzah dkk mendapat tekanan hebat setelah secara mengejutkan takluk 0-1 dari Persela Lamongan.

Kekalahan itu dijadikan sebagai sebuah pembelajaran yang besar buat Arema. Sebab, mereka harus menunggu hingga laga terakhir untuk memastikan lolos ke tahap sistem gugur alias babak delapan besar sebagai runner up terbaik.

Menariknya, setelah melewati rintangan pertama dengan bersusah payah, laju Arema mulai tidak terbendung. Sejak memasuki babak gugur hingga final kedua, mereka membukukan 14 gol dan hanya kebobolan dua kali.

"Saya perlu mengucapkan terima kasih kepada semua pemain karena mereka tampil sangat heroik dan maksimal terutama ketika kalah dari Persela. Ada kritik dan kemudian tim mampu mengambil kritik itu secara positif. Membangun tim lagi dan bermain fantastis hingga babak final," kata Milo, sapaan akrab Milomir dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (13/4).

Pria asal Bosnia tersebut tak segan menilai timnya sebagai yang terbaik di Indonesia untuk saat ini. Hal tersebut merujuk pada pencapaian luar biasa yang mereka torehkan hingga menyabet gelar juara. "Ada tekanan tinggi untuk tim Arema setelah imbang kemarin (2-2 di leg pertama) dan Arema dianggap akan menjdi juara. Ini tidak mudah bagi tim, tetapi hari ini (Jumat--red) Arema adalah tim terbaik di Indonesia. Mereka bermain sepak bola yang terbaik di Indonesia," jelasnya.

Milo tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung Arema disaat terpuruk. Termasuk kepada Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Arema FC.

"Saya senang menjadi pelatih di tim ini, terima kasih kepada pemain, ofisial, kitman, dan juga Aremania. Serta terima kasih kepada Hamka Hamzah, pemimpin yang baik di tim meski kondisi sebenarnya dia hari ini sakit. Terima kasih juga untuk mantan CEO Arema, Iwan Budianto. Nikmati dulu gelar juara ini. Masih ada waktu istirahat sebelum kompetisi mulai," pungkasnya.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak