Tim Basket Putri Pra PON DKI Jakarta Jajal Kekuatan di Turnamen Beavers Cup
Kamis, 13 Juni 2024 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Selama masa persiapan, Jali menegaskan kepada skuadnya agar tetap fokus selama sisa 3 bulan kedepan. Minimnya uji coba dengan tim basket putri yang sepadan ia sulap denganmelakukan program latih tanding secara rutin pada setiap hari Jumat dengan tim basket putra kelompok umur atau dengan tim kampus yang ada di Jakarta. Dengan intensitas ujicoba tersebut Jali berharap para pemainnya bisa merasakan game yang ketat dan keras.
"Saya selalu mengingatkan dan berpesan kepada para pemain, kita harus ambil medali emas yang di PON sebelumnya di ambil Jatim. Kami optimis bisa bawa pulang emas ke tim DKI setelah puasa lama sejak tahun 2004. Semoga pemain dapat tampil maksimal dan jauh dari cedera dan pastinya tentu seizin Tuhan, karena tugas kita hanya berlatih dan semuanya saya serahkan sama Tuhan dan sesuai rancangan dan kehendakNya," lanjutnya lagi.
Baca Juga: Hasil Australia Open 2024: Putri KW dan Ester Nurumi Lolos ke Perempat Final
Menghadapi tim pesaing pada PON nanti Jali mengaku akan lebih fokus pada persiapan timnya, walau ia juga telah mengamati tim lainnya. Beberapa kekurangan pun terus dikejar, mulai dari strategi pola pemain, meningkatkan daya tahan fisik, termasuk juga mental para pemainnya.
"Saya sih lebih menekankan fokus pada persiapan tim saya saja. Pasti kita juga mengamati perkembangan lawan, sebaliknya mereka juga mengamati kami. Cuma lebih baik kami concern memperbaiki apa yang kurang , kemudian bagaimana menyatukan visi bermain dilapangan dengan tujuan yang sama termasuk meredam ego masing-masing pemain. Semuanya nanti terlihat di Turnamen Beavers pada bulan Juli mendatang dan akan menjadi bahan evaluasi kami yang sangat penting untuk menentukan komposisi pemain sebelum berlaga di PON Aceh-Sumut 2024. Saya berharap Beavers turnamen akan terealisasi, syukur-syukur setelah itu kami bisa try out sekali lagi untuk mematangkan chemistry para pemain," pungkas Jali, yang pernah menjadi asisten pelatih tim Pelita Jaya Jakarta sekaligus membawa Juara dikancah IBL pada tahun 2017.
"Saya selalu mengingatkan dan berpesan kepada para pemain, kita harus ambil medali emas yang di PON sebelumnya di ambil Jatim. Kami optimis bisa bawa pulang emas ke tim DKI setelah puasa lama sejak tahun 2004. Semoga pemain dapat tampil maksimal dan jauh dari cedera dan pastinya tentu seizin Tuhan, karena tugas kita hanya berlatih dan semuanya saya serahkan sama Tuhan dan sesuai rancangan dan kehendakNya," lanjutnya lagi.
Baca Juga: Hasil Australia Open 2024: Putri KW dan Ester Nurumi Lolos ke Perempat Final
Menghadapi tim pesaing pada PON nanti Jali mengaku akan lebih fokus pada persiapan timnya, walau ia juga telah mengamati tim lainnya. Beberapa kekurangan pun terus dikejar, mulai dari strategi pola pemain, meningkatkan daya tahan fisik, termasuk juga mental para pemainnya.
"Saya sih lebih menekankan fokus pada persiapan tim saya saja. Pasti kita juga mengamati perkembangan lawan, sebaliknya mereka juga mengamati kami. Cuma lebih baik kami concern memperbaiki apa yang kurang , kemudian bagaimana menyatukan visi bermain dilapangan dengan tujuan yang sama termasuk meredam ego masing-masing pemain. Semuanya nanti terlihat di Turnamen Beavers pada bulan Juli mendatang dan akan menjadi bahan evaluasi kami yang sangat penting untuk menentukan komposisi pemain sebelum berlaga di PON Aceh-Sumut 2024. Saya berharap Beavers turnamen akan terealisasi, syukur-syukur setelah itu kami bisa try out sekali lagi untuk mematangkan chemistry para pemain," pungkas Jali, yang pernah menjadi asisten pelatih tim Pelita Jaya Jakarta sekaligus membawa Juara dikancah IBL pada tahun 2017.
(yov)
Lihat Juga :