alexametrics

Pelatih Zidane Akui Madrid Bakal Lebih Kompetitif Musim Depan

loading...
Pelatih Zidane Akui Madrid Bakal Lebih Kompetitif Musim Depan
Pelatih Zidane Akui Madrid Bakal Lebih Kompetitif Musim Depan
A+ A-
MADRID - Real Madrid tidak boleh meremehkan semua lawan tersisa di Primera Liga musim ini. Sama-sama memiliki kepentingan besar diyakini membuat mereka memberikan perlawanan sengit terhadap Los Blancos. Kedatangan Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, nanti malam harus disikapi serius.

Pasalnya, Skuad Gaizka Garitano menunjukkan kiprah menjanjikan. Mereka yang berada di posisi ketujuh (46 poin) bukan hanya berselisih dua angka dari zona Liga Europa tetapi juga berjarak enam poin dengan zona Liga Champions. Itu artinya, apabila Madrid gagal mendapatkan tiga poin, posisi mereka di peringkat ketiga (61 poin) turut terancam.

Los Blancos tidak boleh melakukan kesalahan serupa seperti saat ditahan Leganes 1-1, Selasa (16/4). Namun, pelatih Zinedine Zidane mengaku sangat percaya dengan kemampuan skuad yang dimilikinya. Karenanya, dia enggan memikirkan apa yang akan terjadi di akhir musim dan menuntut pasukannya total di enam pertandingan sisa Primera Liga.



“Apa yang harus kami lakukan adalah mencoba. Kami harus bermain lebih baik dengan pemain yang ada. Seburuk apapun kinerja kami musim ini, kami harus melakukan lebih. Madrid akan lebih kompetitif musim depan, tetapi kami masih memiliki enam pertandingan Primera Liga dan kami harus mencoba memenangkannya,” ungkap Zidane dilansir marca.

Guna memastikan tiga poin, Zidane harus mengoptimalkan pemain-pemain terbaik terutama Karim Benzema. Kebetualan, Bomber asal Prancis tersebut kerap menjadi mimpi buruk Athletic. Tercatat, Benzema telah menyarangkan delapan gol ke gawang Athletic, lima diantaranya dicetak di Santiago Bernabéu.

Catatan gol Benzema melawan di Santiago Bernabeu dimulai pada 8 mei 2010, ketika ia turut berkontribusi dengan mencetak satu gol saat Madrid menang 5-1. Benzema bahka memborong empat gol ketika Los Blancos menang dengan skor sama 5-1 dimusim 2012/13 , dua gol dimusim 2014/15 (5-0) dan yang terakhir dimusim 2016/17 (2-1).

Situasi kian rumit karena Vinicius Junior, Toni Kroos, Thibaut Courtois, Mariano Diaz dan kapten Sergio Ramos belum bisa diturunkan karena cedera. Satu lagi yang harus diperhatikan Zidane adalah keroposnya lini pertahanan.

Dalam empat pertandingan terakhir Liga Primer, Madrid telah kebobolan empat gol. Buruknya kinerja sektor belakang diakui oleh bek Nacho Fernandez. Namun, dia menegaskan bahwa timnya harus menaikkan level permainan agar dapat menyelesaikan musim ini dengan sebaik mungkin.

“Kami harus memotivasi diri sendiri untuk pertandingan Pelatih benar mengatakan bahwa kami tidak memulai pertandingan melawan Leganes dengan baik. Sorotan juga tertuju pada buruknya performa bek belakang. Tetapi, kami masih memiliki beberapa pertandingan tersisa. Kami harus bangkit,”tegasnya

Pembenahan harus dilakukan Madrid mengingat mereka tidak mampu mengalahkan Athletic di tiga pertemuan terakhir Primera Liga. Berbekal fakta tersebut plus keberhasilan menahan tanpa gol Barcelona, Februari lalu, pelatih Gaizka Maritano yakin timnya mampu membuat kejutan di Santiago Bernabeu sekaligus terus menanjak di tabel klasemen.

“Persaingan di klasemen sangat sengit dan setiap tim tidak meraih banyak kemenangan secara bersamaan. Kami harus mencoba ke arah yang benar dan selalu meningkatkan performa. Semua hasil sangat penting dan itu adalah modal positif,” pungkasnya
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak