alexametrics

PSM Makassar Matangkan Strategi Redam The Guardian

loading...
PSM Makassar Matangkan Strategi Redam The Guardian
PSM Makassar Matangkan Strategi Redam The Guardian
A+ A-
MAKASSAR - PSM Makassar mengincar poin pada leg pertama babak 8 Besar Piala Indonesia kontra Bhayangkara FC di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu (27/4) besok. Sebagai persiapan, tim Juku Eja mematangkan taktik dan strategi untuk meredam permainan tim berjuluk The Guardian tersebut. Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menyatakan, Piala Indonesia masuk salah satu prioritas tim dalam mengejar trofi musim ini.

Karena itu, menghadapi babak 8 Besar, dia berjanji akan menurunkan skuad terbaiknya untuk menghadapi Bhayangkara FC. Arsitek asal Bosnia itu menyebut taktik PSM di Piala Indonesia berbeda jika dibandingkan pada Piala Presiden. Dia menyebut, Juku Ejaakan tampil dengan skuad penuh dan tak akan mengandalkan mayoritas pemain muda.

“Saat di Piala Presiden kita baru latihan sama-sama dan belum saling memahami. Tapi, sekarang ini jelang menghadapi Piala Indonesia, kita sudah latih an cukup lama. Jadi, kita menjadi tim berbeda sekarang ini,” katanya. Bukan hanya di Piala Indonesia, Darije juga bakal menurunkan skuad terbaiknya dan meraih hasil maksimal di AFC Cup.



“Kita ingin memberikan dan menunjukkan performa terbaik dari tim ini,” katanya. Asisten Pelatih PSM, Imran Amirullah menyatakan, status tim tamu tidak akan menjadi beban bagi pemain untuk mengeluar kan kemampuan terbaiknya pada laga nanti. Sebaliknya, PSM mengincar modal untuk menghadapi legkedua nanti. Mereka ber tekad menyulitkan permainan lawan dan mencuri poin di markas Bhayangkara FC.

Untuk memuluskan target tersebut, PSM telah melakukan sesi latihan terakhir sebelum berangkat menuju Jakarta di Stadion Gelora Andi Mattalatta (GAM), kemarin. Juku Ejame lakukan pematangan strategi dan taktik jelang bentrok kontra The Guardian. “Kita sudah gelar latihan tadi sebagai persiapan menghadapi Bhayangkara FC. Tinggal melihat kondisi pemain jelang pertandingan, tapi semuanya dalam kondisi siap,” ujarnya.

Dalam laga nanti duet Abdul Rahman dan Munhar tampaknya akan kembali menjadi andalan pelatih Darije Kalezic di jantung pertahanan. Hal itu lan taran Rahman dan Munhar kembali dipasangkan pada latihan yang digelar di Stadion Gelora Andi Mattalatta.

Sebagai pemain, Munhar mengaku selalu siap jika dibe ri - kan kesempatan bermain oleh tim pelatih. Apalagi pada laga krusial, seperti PSM yang akan menghadapi Bhayangkara FC di babak perempat finalnanti. “Alhamdulillah, saya siap. Minta doanya saja semoga berjalan lancar,” katanya. Mantan pemain Madura United ini mengklaim bahwa duetnya bersama Rahman kian mantap di barisan pertahanan PSM.

Namun, dia mengaku masih banyak yang perlu dibenahi. “Duet saya dengan Rahman semakin baik, tapi masih ada yang perlu ditingkatkan (seperti koor dinasi dan komunikasi). Agar semakin ke sini semakin sip,” katanya. Dipilihnya Munhar sebagai duet Rahman otomatis membuat posisi Aaron Evans dige ser.

Padahal bek tengah asal Australia ini berlabel pemain asing dan selalu masuk skuad inti. Pada laga sebelumnya di AFC Cup, duet Rahman dan Munhar memang menjadi pilihan. Sebab saat itu Evans tak bisa dimainkan karena aku mulasi kartu. “Sejauh ini duet Rahman dan Munhar bagus. Tidak ada masalah,” ungkap Kalezic.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak