alexametrics

Juan Estrada Rebut Gelar Kelas Bulu Super WBC

loading...
Juan Estrada Rebut Gelar Kelas Bulu Super WBC
Petinju Meksiko Juan Francisco Estrada sukses mengamankan gelar kelas bulu super WBC seusai mengalahkan petinju Thailand Srisaket Sor Rungvisai, Sabtu (27/4/2019) pagi WIB/Foto/Twitter/Matchroom Boxing (@MatchroomBoxing)/Gallo Estrada Oficial ( @GalloEst
A+ A-
CALIFORNIA - Petinju Meksiko Juan Francisco Estrada sukses mengamankan gelar kelas bulu super WBC seusai mengalahkan petinju Thailand Srisaket Sor Rungvisai dalam duel 12 ronde di The Forum, Inglewood, California, AS, Jumat (26/4/2019) malam waktu lokal atau Sabtu (27/4/2019) pagi WIB.

Estrada membangun keunggulan di awal ronde, kemudian bertahan untuk mengalahkan Sor Rungvisai dengan keputusan bulat di hadapan 5127 penonton yang memadati The Forum.

Ini merupakan sukses Estrada untuk membalas dendam setelah pada pertemuan pertama melawan Sor Rungvisai di tempat yang sama, 24 Februari 2018, kalah angka.




Estrada mengatakan dia tidak berada di 100% untuk pertarungan. Dia mengklaim cedera lutut yang tidak memungkinkan dia untuk melakukan sprint selama kamp pelatihan. Estrada juga mengklaim dia mengalami cedera punggung sekitar sebulan sebelum pertandingan.

Namun, akhirnya petinju berusia 29 tahun itu mampu mengatasi cederanya dan menang 115-113, 115-113, dan 116-112. KEmenagan itu mencatatkan rekor Estrada menjadi 39-3, dengan 26 menang KO.
Juan Estrada Rebut Gelar Kelas Bulu Super WBC

"Dia bertarung dengan sikap konvensional sejak awal, yang mengejutkan saya," kata Estrada setelah pertarungan. "Dia kidal, jadi saya hanya bertinju secara efektif."

Dengan kemenangan ini, Estrada punya opsi untukmelakukan pertarungan ketiga dengan Sor Rungvisai, atau opsi lain dalam mempertahankan gelarmya.

Estrada mengatakan kepada Boxingscene awal pekan ini bahwa dia tertarik untuk bertarung dengan pemegang gelar WBA, Khalid Yafai.

"Jika (Sor Rungvisai) menginginkan pertarungan ketiga, saya akan memberinya kesempatan pertarungan itu. Tapi pertama-tama, saya ingin menyatukan pemegang gelar dunia dengan 115 pound (kelas terbang super)."

Sor Rungvisai, yang memenangkan gelar dari Roman 'Chocolatito' Gonzalez pada Maret 2017, bertempur dua kali di antara perkelahian Estrada, dengan tamasya terbarunya terjadi pada 6 Oktober, mengalahkan peetinju Meskiko Iran Diaz dalam 12 ronde.

Catatan rekor Sor Rungvisai, yang tinggal di Si Sa Ket, Thailand, menjadi 47-5-1, 41 KO. Itu adalah kekalahan pertama Sor Rungvisai sejak kalah atas keputusan teknis dari Carlos Cuadras pada Mei 2014, atau rentang 20 pertarungan.
(sha)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak