alexametrics

Bayern Bermain Imbang dengan Leipzig, Bundes Liga Belum Selesai

loading...
Bayern Bermain Imbang dengan Leipzig, Bundes Liga Belum Selesai
Bayern Bermain Imbang dengan Leipzig, Bundes Liga Belum Selesai
A+ A-
LEIPZIG - Pertama kalinya sejak 2009, gelar Bundes liga harus ditentukan hingga pekan terakhir. Persaingan tetap memanas lantaran Bayern Muenchen gagal memastikan trofi seusai ditahan tanpa gol RB Leipzig, Sabtu (11/5). Pada saat bersamaan Borussia Dortmund berhasil mengalahkan Fortuna Dusseldorf 3-2 di depan pendukung sendiri. Hasil imbang di Red Bull Arena jelas sebuah kerugian.

Mereka kini hanya berjarak dua poin dari Borussia Dortmund yang menempel di peringkat kedua dengan 73 poin. Bayang-bayang pengalaman buruk 10 tahun lalu pun menghantui Bayern. Pada musim 2008/2009 tepat di pekan ke-34, Bayern ditahan Hoffenheim 2-2. Penentuan gelar ditentu kan pada pekan terakhir.

Pasukan Jupp Heyneckes harus me relakan gelar juara menjadi milik VfL Wolfburg yang mengunci klasemen Bundesliga dengan 69 poin. Meski demikian, tidak ada kekecewaan atau tekanan berlebih dirasakan Pelatih Bayern Niko Kovac. Dia mengatakan, Die Rotentelah menunjukkan kerja keras optimal membawa pulang tiga poin. Peluang terbaik Bayern datang di awal babak kedua melalui Leon Goretzka.



Sayang, gol dianulir wasit setelah melihat video assistance referee(VAR) bahwa gelandang berusia 24 tahun itu berada pada posisi offside. “Pujian pantas diberikan kepada tim. Kami melakukan pekerjaan sangat baik sejak menit ke-20. Kami jelas dominan, kami benarbe nar memegang kendali dan tidak membiarkan apa pun” kata Kovac dilansir fcbayern.com.

Menurut Kovac, Bayern berhasil menahan kekuatan Leipzig dan menciptakan peluang. Jika ada yang kurang, menurut dia hanya karena tidak berhasil mencetak gol. Pelatih berusia 47 tahun itu justru senang karena Bayern berpeluang besar mengunci gelar Bundesliga ketujuh beruntun di kandang untuk pertama kali sejak 2000.

Kovac berjanji akan memberikan suguhan terbaik kepada fanssetia dengan mengalahkan Eintracht Frankfurt di laga pamungkas yang berlangsung di Allianz Arena, Sabtu (18/5). “Ini akan menjadi final untuk gelar Bundesliga. Orang-orang di Munich tidak pernah merasakan nya selama bertahuntahun, bahkan puluhan tahun. Jadi, saya yakin fansakan menciptakan suasana hebat, yang akan meningkatkan semangat dan keinginan kami untuk menang,” ujarnya.

Optimisme Kovac didukung oleh posisi Bayern yang terbilang diuntungkan. Die Roten cukup imbang melawan Eintracht. Sebab jika nanti Dortmund menang melawan Borussia Monchengladbach, Sabtu (18/5), dan poinnya sama 76, Bayern tetap juara karena unggul selisih gol. Saat ini selisih gol Bayern +52, sedangkan Dortmund +35.

Gelandang Bayern Thomas Mueller menilai timnya sudah tampil bagus di babak kedua. Rekan-rekannya, kata dia, telah memperlihatkan ambisi memenangkan pertandingan, tapi tidak berhasil. Dia kecewa karena gol Goretzka dianulir wasit sehingga gagal memberikan kemenangan. “Kami harus memperlihatkan penampilan sama di kandang minggu depan,” kata Mueller.

Namun, sepak bola sulit diprediksi sehingga apapun bisa terjadi. Keyakinan itulah membuat Borussia Dortmund all out saat meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Fortuna Dusseldorf. Die Borussenberjuang susah payah unggul melalui Christian Pulisic (41), Dusseldorf menyamakan kedudukan berkat gol Oliver Fink (47).

Di babak kedua, Dortmund mencetak dua gol tambahan Thomas Delaney (53) dan Mario Goetze (90+2), tapi perlawanan Fortuna lagilagi memperkecil skor melalui Dawid Kownacki (90+5). “Kami tahu Dusseldorf lawan berbahaya. Mereka memang penguasaan bola dan mengalirkan bola dengan cepat. Kami bermain dengan kesabaran. Memang tidak atraktif, tetapi kami menang,” kata Pelatih Dortmund Lucien Favre.

Mengenai kans Dortmund meraih gelar Bundesliga pertama setelah 2011/2012, Favre mengindikasikan timnya hanya berkonsentrasi mendapatkan tiga poin atas Monchengladbach, Sabtu (18/5), karena Bayern berada di luar kendalinya.

“Satu-satunya peluang kami menjadi juara adalah kami menang melawan Monchengladbach dan jika Eintracht mengalahkan Bayern, itu saja,” ujarnya. Pertandingan itu juga menjadi perpisahan gelandang Dortmund Christian Pulisic. Laga melawan Dusseldorf menjadi pertandingan kandang terakhir karena musim depan dia sudah mengenakan jersey Chelsea.

Pulisic menanda tangani kontrak dengan Chelsea pada Januari, tetapi baru pindah akhir musim setelah di Dortmund dengan status pinjaman. “Jelas hari sangat emosional bagi saya, menjadi yang terakhir di stadion ini,” kata Pulisic kepada BT Sport.

Pemain berusia 20 tahun itu mengatakan sudah memainkan begitu banyak permainan di Signal Idul Park karena datang sebagai anak berusia 15 tahun. “Berada di sini dan bisa mencetak gol hari ini di pertandingan terakhir saya di depan para penggemar ini, tidak ada perasaan yang lebih baik,” katanya.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak