alexametrics

Liga Primer Inggris 2018/2019

Solskjaer Malu Man United Dikalahkan Tim Gurem

loading...
Solskjaer Malu Man United Dikalahkan Tim Gurem
Ole Gunnar Solskjaer merasa malu setelah Man United kalah dari Cardiff City. Foto : REUTERS
A+ A-
MANCHESTER - Ole Gunnar Solskjaer mengaku malu usai Manchester United dikalahkan Cardiff City di laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2018/19. Ia merasa tak pantas mendapatkan tepukan tangan dari para pendukung Setan Merah di Old Trafford, Minggu (12/5/2019) malam.

Sebagai pelatih yang diharapkan bisa memberikan kemenangan terakhir, Solkskjaer pantas malu. Sebab, United menderita kekalahan kedelapan dan hanya finis di posisi keenam. (Baca juga : Tim Degradasi Permalukan Manchester United di Akhir Musim)

"Kami bukan klub yang seharusnya berada di urutan keenam. Di situlah kami saat ini, tetapi kami siap untuk itu, para penggemar, pendukung hari ini juga," kata Solskjaer kepada Sky Sports, Senin (13/5/2019).



"Ini hampir memalukan ketika Anda berjalan keluar dari lapangan bertepuk tangan dan mendapatkan dukungan dari penonton. Anda tidak pernah tahu di mana kita akan berakhir, tetapi jelas kita berada di urutan keenam, bukan itu yang kita inginkan," tambahnya.

"Ini tentang tim yang mantap, sistem yang mantap, mendapatkan pemain yang fit, ada banyak faktor yang berbeda. Ada pemain bagus di sini yang telah melalui musim yang sulit, ada alasan berbeda bahwa mereka belum memiliki musim yang baik. Mungkin itu kesalahan mereka, kesalahan kami, atau kesalahan klub, semua orang akan melihat diri mereka sendiri dan mengatakan mereka bisa melakukan yang lebih baik."

Dengan segala kondisi yang ada Solskjaer menargetkan musim depan United bisa menerobos posisi empat besar. "Kami terbiasa menantang untuk menjadi juara Liga Primer. Secara nyata Anda tidak akan bisa memperoleh banyak poin. Kami harus menantang secara realistis untuk empat besar dan satu trofi lagi."
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak