alexametrics

La Liga 2018/2019

Musim Sulit Real Madrid, Pemain Akui Kesalahan

loading...
Musim Sulit Real Madrid, Pemain Akui Kesalahan
Musim mengecewakan Real Madrid berakhir dengan kekalahan dari Real Betis pada laga pamungkas La Liga 2018/2019, Minggu (19/5/2019)/fFoto/Reuters
A+ A-
MADRID - Musim mengecewakan Real Madrid berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Real Betis pada laga pamungkas La Liga 2018/2019 di Santiago Bernabeu, Minggu (19/5/2019). Ini kekalahan ke-12 Madrid di liga musim ini.

Dengan Gareth Bale, Toni Kroos dan Thibaut Courtois semua duduk di bangku cadangan, pemain depan Betis Loren Moron menempatkan tim tamu unggul di menit ke-61.

Mantan pemain depan Madrid Jese Rodriguez memastikan kemenangan Betis di menit ke-75. Betis finis di peringkat 10 klasemen tetapi meraih kemenangan tandang di Camp Nou dan Santiago Bernabeu.

Madrid yang meraup 68 poin, finis ketiga di bawah Barcelona dan Atletico Madrid (76 poin dari 38 laga). Raihan angka Madrid merupakan total terendah sejak musim 2001/2002, sementara mereka kehilangan 12 pertandingan liga untuk pertama kalinya sejak kampanye 1998/1999.



Pemain belakang Madrid, Marcelo, bertekad bangkit kembali lebih baik dari tahun sebelumnya. Pemain Brasil itu memiliki kampanye yang mengecewakan, tetapi dia siap menerima tanggung jawab dan kembali ke jalur kemenangan musim depan.

"Ini kesalahan kami sendiri," aku Marcelo kepada BeIN Sports setelah kekalahan Betis.

"Kami memulai dan berakhir dengan buruk. Kami tidak ingin seperti ini; kami ingin berjuang demi gelar. Ini musim yang sangat sulit pada level pribadi."

"Kami berusaha melakukan segala yang kami bisa untuk melangkah maju musim ini. Ini merupakan tahun yang sangat panjang dan sulit, tetapi semuanya akan berubah musim depan."

Terlepas dari kekecewaan musim ini, pemain berusia 31 tahun ini yakin bahwa Los Blancos akan kembali ke jalurnya setelah liburan musim panas.

"Saya yakin Madrid akan kembali," imbuhnya. "Madrid selalu berjuang untuk segalanya dan satu musim yang buruk tidak akan mengubah itu."

"Musim depan kami harus memastikan kami tidak mengulangi ini."

Marcelo mengakui kadang-kadang mendapat siulan cemoohan dan mendapati dirinya seperti terlempar dari tim, tetapi dia tidak inigin hal itu sampai mengganggunya.

"Sangat mudah ketika Anda menang, tetapi ketika kalah Anda harus mencari sesuatu," ujarnya.

"Siulan memotivasi. Jika setiap siulan merobohkan saya, saya tidak akan menjadi diri saya sendiri. Siluan memberi tahu kesalahan apa yang dilakukan. Suatu hari seseorang bersiul dan pada hari lain mereka bertepuk tangan."
(sha)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak