Polisi Cabut Larangan Penggemar Kenakan Atribut PSG di Pusat Kota Marseille

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 19:03 WIB
loading...
Polisi Cabut Larangan...
Kepolisian Kota Marseille akhirnya mencabut keputusan melarang penggemar Paris Saint Germain (PSG) hadir di pusat kota setelah banyak kalangan mengkritik keputusan tersebut / Foto: France24
A A A
MARSEILLE - Kepolisian Kota Marseille akhirnya mencabut keputusan melarang penggemar Paris Saint Germain ( PSG ) hadir di pusat kota setelah banyak kalangan mengkritik keputusan tersebut. Keputusan ini dibuat untuk menghindari kesalahpahaman.

Sebelumnya, polisi Kota Marseille melarang penggemar PSG hadir pada malam final Liga Champions saatLes Parisiens berhadapan melawan Bayern Muenchen . Ini dilakukan untuk menghindari kekacauan mengingat PSG punya rivalitas yang tinggi dengan Marseille. (Baca juga: Jelang PSG vs Bayern: Hansi Flick Sebut Kekuatan Timnya Menempatkan Lawan di Bawah Tekanan )

Kepala Kepolisian Bouches-du-Rhone, Emmanuel Barbe, membenarkan keputusannya yang melarang penggemar PSG untuk berkumpul di pusat kota Marseille. Ini dilakukan untuk menghindari insiden serupa seperti yang terjadi ketika PSG berhadapan melawan RB Leipzig di semifinal Liga Champions.

Saat itu ada insiden di mana seorang pendukung PSG memacu kecepatan tinggi di jalanan Marseille. Nyawanya nyaris berakhir buruk, sehingga kepolisian setempat tidak ingin mengambil risiko. (Baca juga: Perbandingan Bayern dan PSG di Final Liga Champions )

Namun seiring waktu, kepolisian setempat akhirnya memertimbangkan kembali keputusannya tersebut untuk menghindari kesalahpahaman yang muncul. Pada akhirnya kepolisian setempat resmi mencabut perintah yang diambil 24 jam sebelumnya.

"Satu-satunya tujuan dari keputusan ini adalah untuk melindungi pendukung Paris, dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan bergerak. Dihadapkan dengan ketidaktahuan yang disebabkan oleh keputusan ini, kepala polisi hari ini memutuskan untuk mencabutnya," demikian pernyataan resmi kepolisian Marseille dikutip dari Franceinter, Sabtu (22/8/2020).

Daripada melarang mereka mengungkapkan kegembiraan, kepolisian setempat akhirnya memilih opsi dengan mendesak penggemar PSG yang menghadiri siaran final Liga Champions di Marseille untuk tidak mengenakan jersey atay atribut klub selama berada di ruang publik.

Berikut Keputusan Kepolisian Marseille:

Minggu antara pukul 15.00 dan 03.00 (waktu setempat) kehadiran pendukung PSG atau orang-orang yang berpura-pura dan berperilaku seperti itu harus dilarang di sekitar Pelabuhan Tua, di mana banyak bar yang menyiarkan pertandingan, demi alasan keamanan.

Nyanyian, jersey, atau syal suporter PSG juga harus dilarang di arondisemen ke-1, ke-2, ke-6, dan ke-7 kota, mulai pukul 15:00 pada hari Minggu. Saya juga ingin memberi tahu pendukung untuk tidak berkelahi dengan pendukung PSG bahwa hukum pidana juga berlaku bagi mereka, tanpa itu saya perlu mengambil perintah. Jadi saya ingin mendengar pusat kota Marseille tetap tenang dan kebal terhadap perkelahian ini.

Sekadar informasi, laga final Liga Champions yang pertemukan PSG versus Bayern Muenchen akan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (24/8) dini hari WIB. Ini merupakan kali pertama klub raksasa Ligue 1 menginjakkan kakinya di partai puncak sehingga tak aneh jika penggemar klub begitu antusias menyaksikan laga final ini.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Special Bola
Mantan Direktur AC Milan...
Liga Italia
Mantan Direktur AC Milan Klaim Cristiano Ronaldo Nyaris Gabung Rossoneri!
Timnas Indonesia Harus...
Bola Dunia
Timnas Indonesia Harus Waspada, Vietnam Asah Senjata Baru Jelang Piala AFF 2026
Como Bakal Beli Kembali...
Liga Italia
Como Bakal Beli Kembali Nico Paz dari Real Madrid Seharga 60 Juta Euro
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
10 Kota dengan Konsumsi...
10 Kota dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved