Dongeng Swiss Bikin Italia Kocar-kacir di Euro 2024
Minggu, 30 Juni 2024 - 23:38 WIB
loading...
A
A
A
Swiss berhasil melaju ke perempat final. Public viewing di halaman belakang Hotel Schweizerhof menjadi sangat meriah. Botol minuman dilemparkan ke udara, hiruk-pikuk membahana. "Kami bukan Swiss yang kecil lagi," teriak salah satu penonton. Hal serupa terjadi di Saint Gallen, tempat nonton bareng terbesar di Heidiland.
Die Nati, julukan Timnas Swiss, sebenarnya bukan timnas yang bisa dipandang sebelah mata. Meskipun belum pernah juara dunia atau juara Eropa, Die Nati sering kali masuk ke perempat final turnamen dunia. Tercatat delapan kali masuk putaran delapan besar dan dua kali berhasil menjangkau perempat final.
"Saat ini, semua serba mungkin," kata Murat Yakin. Kendati demikian, Yakin harus berterima kasih atas nasib baik yang juga menaunginya. Beberapa kali gawang Swiss terselamatkan oleh mistar gawang yang dijaga Yann Sommer.
"Kalau saja mistarnya beberapa sentimeter ke kanan, hasilnya mungkin lain," kata Yakin. Dia mengenang bagaimana Fabian Schaer nyaris membuat gol bunuh diri di babak kedua.
Swiss akan berhadapan dengan Inggris atau Slovakia. Namun, Manuel Akanji, yang kini bermain untuk Manchester City, lebih memilih Inggris sebagai calon lawannya di perempat final. "Kami, sebagai pemain sepak bola dari Swiss, sering dianggap anak bawang di Inggris. Tentu saya ingin menunjukkan kemampuan kami di perempat final nanti," kata Akanji.
Die Nati, julukan Timnas Swiss, sebenarnya bukan timnas yang bisa dipandang sebelah mata. Meskipun belum pernah juara dunia atau juara Eropa, Die Nati sering kali masuk ke perempat final turnamen dunia. Tercatat delapan kali masuk putaran delapan besar dan dua kali berhasil menjangkau perempat final.
"Saat ini, semua serba mungkin," kata Murat Yakin. Kendati demikian, Yakin harus berterima kasih atas nasib baik yang juga menaunginya. Beberapa kali gawang Swiss terselamatkan oleh mistar gawang yang dijaga Yann Sommer.
"Kalau saja mistarnya beberapa sentimeter ke kanan, hasilnya mungkin lain," kata Yakin. Dia mengenang bagaimana Fabian Schaer nyaris membuat gol bunuh diri di babak kedua.
Swiss akan berhadapan dengan Inggris atau Slovakia. Namun, Manuel Akanji, yang kini bermain untuk Manchester City, lebih memilih Inggris sebagai calon lawannya di perempat final. "Kami, sebagai pemain sepak bola dari Swiss, sering dianggap anak bawang di Inggris. Tentu saya ingin menunjukkan kemampuan kami di perempat final nanti," kata Akanji.
(sto)
Lihat Juga :