alexametrics

Tak Masuk 3 Besar Calon Juara, Federer Tanpa Beban

loading...
Tak Masuk 3 Besar Calon Juara, Federer Tanpa Beban
Tak Masuk 3 Besar Calon Juara, Federer Tanpa Beban
A+ A-
PARIS - Roger Federer tidak mempermasalahkan dirinya tak masuk tiga besar calon peraih juara Prancis Terbuka 2019. Petenis asal Swiss itu mengaku hanya ingin berusaha bermain baik di lapangan tanah liat, termasuk melawan wakil Jerman Oscar Otte di Rolland Garros, malam ini.

Pasalnya, ini merupakan turnamen grand slam tanah liat pertama setelah tiga tahun terakhir memilih absen. Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko cedera. Karena, permukaan ini bukan spesialisnya saat bertanding. Jadi, Federer merasa kehadirannya di grand slam ini seperti petenis pendatang baru yang baru menjalani debut di Prancis Terbuka.

Namun, petenis berusia 37 tahun ini tetap memiliki harapan selama tampil di Roland Garros. Dia berharap bisa melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaian terakhirnya sampai perempat final pada 2015 lalu. Apalagi, Federer mengawali turnamen ini sangat baik dengan mengalahkan petenis Italia Lorenzo Sonego 6-2, 6-4, 6-4 pada babak pertama, Minggu (26/5).



Meski menjadi unggulan ketiga, di belakang Rafael Nadal dan Novak Djokovic, Federer dinilai hanya menjadi favorit kelima untuk merebut gelar juara Prancis Terbuka 2019. Hal tersebut terlihat dari bursa taruhan yang lebih memilih petenis Austria Dominic Thiem dan petenis sensasional asal Yunani Stefanos Tsitsipas yang lebih berpeluang dalam persaingan ini.

“Senang rasanya menjadi petenis lain. Bagaimanapun, itulah yang saya rasakan,” kata Federer, dilansir khaleejtimes. “Ini bukan pertunjukan yang saya tampilkan. Ini adalah kebenaran. Saya benar-benar tidak tahu seberapa jauh saya bisa maju dalam ajang ini dan saya sangat senang bisa melaju ke putaran kedua,” tuturnya.

Pengoleksi 20 grand slam ini memang baru sekali memenangkan gelar di Roland Garros pada 2009. Tapi, dia tetap berharap bisa mendapatkan gelar yang kedua dalam kariernya di Paris. Namun, Federer mengatakan tidak ingin terlalu berambisi. Dia hanya mencoba menikmati permainan dan menunjukkan kemampuan terbaik.

Sementara itu, Otte—petenis berperingkat 145 dunia—melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan petenis berpengalaman asal Tunisia Malek Jaziri 6-3, 6-1, 4-6, 6-0. Kemenangan itu sekaligus membuatnya mencapai babak paling tinggi selama tampil di ajang grand slam.

Sayang, dia harus bertemu Federer yang menjadi idolanya. "Ini akan menjadi pertandingan besar bagi saya. Saya melihat ke depan untuk itu. Tapi, saya akan terkejut jika Federer tahu nama saya,” kata Otte.

Sementara itu, Djokovic akan berusaha bergabung dengan Rod Laver sebagai petenis pria yang bisa memenangkan keempat gelar grand slam dalam satu waktu sebanyak dua kali. Djokovic melakukannya untuk pertama kali dari Wimbledon 2015 sampai Prancis Terbuka 2016. Apalagi, dia mengawali ajang ini dengan mengandaskan Hubert Hurkacz (Polandia) dengan 6-4, 6-2, 6-2.

Di babak kedua, Djokovic akan bertemu petenis berkebangsaan Swiss Henri Laaksonen yang melumpuhkan wakil Spanyol Pedro Martinex 6-1, 6-0, 7-6. Petenis peringkat 104 dunia Laaksonen mencatatkan skor 0-4 melawan petenis peringkat 10 besar. Tapi, dia akan berusaha keras mencapai babak ketiga grand slam untuk pertama kali
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak