UEFA Selidiki Selebrasi Kontroversial Merih Demiral
Kamis, 04 Juli 2024 - 00:02 WIB
loading...
UEFA membuka penyelidikan terhadap Merih Demiral usai pemain Turki itu menyingkirkan Austria dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Euro 2024 / Foto: Sportstar
A
A
A
UEFA membuka penyelidikan terhadap Merih Demiral usai pemain Turki itu menyingkirkan Austria dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Euro 2024 . Ini berkaitan dengan selebrasil gol yang dilakukan bek bernomor punggung 3 tersebut.
Saat Demiral mencetak gol kedua, dia tampak membuat tanda dengan masing-masing tangannya yang dikaitkan dengan organisasi ultra-nasionalis Turki, Ulku Ocaklari, yang lebih dikenal dengan sebutan Serigala Abu-abu. Dugaan perilaku tidak pantas ini membuat UEFA membuka penyelidikan.
"UEFA telah menunjuk seorang inspektur untuk menyelidiki Demiral. Tidak dijelaskan kapan kasus ini akan selesai. Pertandingan Turki berikutnya adalah melawan Belanda di Berlin pada hari Sabtu," demikian pernyataan UEFA seperti dikutip dari Sportstar, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga: Merih Demiral Pencetak Gol Tercepat Kedua dalam Sejarah Euro 2024
Demiral sebelumnya adalah salah satu dari 16 pemain Turki yang mendapat teguran pada 2019 karena melakukan penghormatan gaya militer pada pertandingan saat negara tersebut sedang melakukan serangan militer di Suriah.
Saat Demiral mencetak gol kedua, dia tampak membuat tanda dengan masing-masing tangannya yang dikaitkan dengan organisasi ultra-nasionalis Turki, Ulku Ocaklari, yang lebih dikenal dengan sebutan Serigala Abu-abu. Dugaan perilaku tidak pantas ini membuat UEFA membuka penyelidikan.
"UEFA telah menunjuk seorang inspektur untuk menyelidiki Demiral. Tidak dijelaskan kapan kasus ini akan selesai. Pertandingan Turki berikutnya adalah melawan Belanda di Berlin pada hari Sabtu," demikian pernyataan UEFA seperti dikutip dari Sportstar, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga: Merih Demiral Pencetak Gol Tercepat Kedua dalam Sejarah Euro 2024
Demiral sebelumnya adalah salah satu dari 16 pemain Turki yang mendapat teguran pada 2019 karena melakukan penghormatan gaya militer pada pertandingan saat negara tersebut sedang melakukan serangan militer di Suriah.
Lihat Juga :