alexametrics

Copa America 2019

Dikalahkan Kolombia, Pelatih Argentina Ngedumel Soal Lapangan

loading...
Dikalahkan Kolombia, Pelatih Argentina Ngedumel Soal Lapangan
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni tidak bisa menutupi kekesalannya usai timnya dikalahkan Kolombia dengan skor 0-2 pada laga pembuka penyisihan Grup B Copa America 2019 di Arena Fonte Nova / Twitter (@Argentina)
A+ A-
SALVADOR - Pelatih Argentina, Lionel Scaloni tidak bisa menutupi kekesalannya usai timnya dikalahkan Kolombia dengan skor 0-2 pada laga pembuka penyisihan Grup B Copa America 2019 di Arena Fonte Nova, Minggu (16/6) pagi WIB. Tak hanya kesal dengan hasil minor ini, pelatih berusia 41 tahun itu juga bakal mengevaluasi penyelesaian akhir anak asuhnya yang dinilai buruk.

"Kami bagus di 20 menit pertama kemudian kami memiliki akhir yang buruk. Kami kehilangan banyak bola. Di babak kedua, kami unggul dari Kolombia, tetapi ketika kami bermain dengan baik, lawan justru mencetak gol melalui skema serangan balik," sesal Scaloni, pasca pertandingan.

Jika mengacu pada statistik pertandingan, Kolombia setidaknya mampu mengimbangi permainan Argentina. Meskipun dari segi penguasaan bola tim Tango menang, namun penyelesaian akhir Lionel Messi dkk di mulut gawang tentunya akan menjadi bahan evaluasi.



Sebab, selama 90 menit pertandingan berlangsung, Argentina mampu menciptakan 11 peluang. Enam di antaranya mampu merepotkan David Ospina. Sementara Kolombia lebih banyak menunggu untuk melakukan serangan. Namun, anak asuh Carlos Queiroz bisa dikatakan lebih efektif lantaran mampu mencetak dua gol dari dua peluang yang tercipta.

"Tetapi hal yang akan saya ambil dari permainan adalah bahwa kami mampu menyesuaikan dan meningkatkan di babak kedua. Itu mungkin kedengarannya tidak banyak, tetapi itu akan membantu kami dalam pertandingan kami berikutnya."

Tak hanya kesal dengan kekalahan ini, Scaloni juga menyoroti kondisi lapangan yang dinilainya sangat buruk. "Saya menemukan keadaan lapangan yang buruk, itu adalah pertandingan pertama di di Arena Fonte Nova dan saya tidak ingin membayangkan apa yang akan terjadi di sini dan seterusnya," pungkas Scaloni.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak