alexametrics

Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

loading...
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia
Tak kalah dari sepak bola, tenis juga menghasilkan atlet dengan kekayaan besar. Kekayaan mereka datang bukan cuma dari hadiah turnamen, tetapi juga sponsor. Foto: SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Olahraga selama ini menampilkan sepak bola sebagai cabang yang melahirkan atlet berpenghasilan besar. Di luar itu, lapangan tenis ternyata juga tak kalah dalam hal mencetak para atlet tajir.

Menurut laporan Forbes, petenis Serbia, Novak Djokovic, tercatat sebagai petenis paling tajir. Jumlah kekayaan Joker -nama lain Djokovic- mencapai 131,1 juta dolar AS atau setara Rp1,85 triliun.

Padahal, tahun lalu, posisi itu masih diduduki bintang Swiss, Roger Federer. Laporan Forbes pada Juni 2019 menempatkan Federer di posisi dua.



Perubahan di puncak daftar petenis terkaya membuat daftar petenis dengan jumlah kekayaan terbesar menarik untuk disimak. Sebagai catatan, data yang digunakan merupakan angka-angka setelah grand slam Prancis Terbuka 2019 yang rampung awal bulan ini.

1. Novak Djokovic (133.1 juta dolar AS)
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Petenis 32 tahun ini memiliki kekayaan 131,1 juta dolar AS atau setara Rp1,85 triliun. Sepanjang kariernya, Djokovic sukses memenangkan 15 gelar grand slam, termasuk tahun ini di Australia Terbuka yang berlangsung bulan Januari. Pendapatannya yang besar sejalan dengan prestasinya. Betapa tidak, Djokovic saat ini duduk di peringkat satu dunia

2. Roger Federer 123.6 juta dolar AS
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Federer merupakan contoh petenis berumur yang masih konsisten mengukir prestasi di lapangan. Petenis 37 tahun yang baru saja memenangkan turnamen Helle Terbuka 2019 tercatat memiliki kekayaan 123.6 juta dolar AS atau setara Rp1,7 triliun. Kemenangannya di Helle membuat Federer difavoritkan meraih gelar grand slam Wimbledon 2019 yang dimulai 1 Juli 2019.

3. Rafael Nadal 106.9 juta dolar AS
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Setelah berjuang melawan cedera, Nadal kembali ke lapangan tenis seperti air bah. Petenis berjuluk Raja Tanah Liat langsung memenangkan grand slam Prancis Terbuka 2019 yang menambah kekayaannya menjadi 106,9 juta dolar AS atau setara Rp1,5 triliun. Kemenangan ke12 di Roland Garros (sebutan lain untuk Prancis Terbuka) membuat Nadal jadi salah satu petenis paling ditunggu kiprahnya di Wimbledon 2019.

4. Serena Williams 88.6 juta dolar AS

Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Serena sempat menghilang dari sorotan dunia tenis lantaran hamil dan melahirkan. Mengantongi kekayaan 88.6 juta dolar AS atau setara Rp1,2 triliun, Serena merupakan petenis wanita terkaya di dunia. Saat ini peringkat dia di tabel WTA memang belum masuk 10 besar. Namun, dengan koleksi 23 gelar grand slam, Serena masih menjadi momok bagi lawan sekaligus magnet bagi para sponsor.

5. Andy Murray 61.1 dolar AS
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Andy Murray merupakan petenis paling berpengaruh di Inggris Raya. Ia sempat menyatakan pensiun, tapi akhirnya memutuskan kembali ke lapangan. Petenis 32 tahun itu memiliki kekayaan sebesar 61,1 juta dolar AS atau setara Rp864 miliar. Petenis yang mendapat gelar 'Sir' dari Ratu Inggris pada 2016 itu akan kembali berlaga di Wimbledon 2019 di nomor ganda.

6. Pete Sampras 43.2 dolar AS
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Pete Sampras merupakan satu-satunya pensiunan di daftar ini. Meski sudah gantung raket pada Agustus 2003, Sampras terbilang masih aktif di dunia tenis. Bersama Djokovic dan sejumlah petenis top lain, Sampras kerap ikut turnamen ekshibisi. Jumlah kekayaan pria asal Amerika Serikat itu mencapai 43.3 dolar AS atau setara Rp611 miliar.

7. Venus Williams 41.3 dolar AS
Tujuh Petenis Paling Tajir di Dunia

Venus adalah bintang yang cemerlang di lapangan tenis. Di usianya yang hampir kepala empar, saudara kandung Serena Williams masih sangat diperhitungkan. Mantan ratu tenis dunia ini sekarang memiliki kekayaan 41.3 dolar AS atau setara Rp584 miliar.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak