alexametrics

Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

loading...
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola
Sepak bola menjadi olahraga paling diminati di muka bumi. Tapi, tak jarang ada pemain yang mendapat sorotan negatif karena prilaku buruk mereka di lapangan. Foto: IST
A+ A-
LONDON - Sepak bola menjadi olahraga paling diminati di muka bumi. Tapi, tak jarang ada pemain yang mendapat sorotan negatif karena prilaku buruk mereka di lapangan.

Meski penampilan menghibur para pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selalu dinanti, namun tak sedikit pecinta sepak bola yang merasa 'ngeri' ketika melihat pemain melakukan pelanggaran.

Beberapa pemain dicap brutal karena menghalalkan segala cara untuk mencetak kemenangan. Tak jarang, pemain menyulut emosi lawan sehingga terjadi perkelahian di lapangan.Berikut tujuh pemain dengan tipikal begitu.
1. Diego Costa
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Meski memiliki kemampuan luar biasa dalam melakukan penyelesaian akhir, namun karakternya bermainnya yang sedikit kotor membuat Diego Costa sangat dibenci para rivalnya. Bahkan tak jarang aksi kotornya di atas lapangan membuat tim yang dibelanya harus mengalami kerugian lantaran sanksi yang harus diterima Costa.



Yang paling dekat tentunya aksi kotor Costa saat membantu Chelsea menumbangkan Arsenal. Lantaran aksinya tersebut, Vincente del Bosque bahkan tidak memasukan nama Costa ke dalam Timnas Spanyol yang disiapkan untuk menghadapi Luksemberg dan Ukraina.

2. Pepe
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Siapa tak kenal bek Real Madrid yang satu ini. Nama Pepe menjadi perhatian dunia lantaran aksi brutalnya dalam menghentikan pergerakan lawan.

Sebagai seorang bek tengah, pemain asal Portugal ini sebenarnya memiliki kemampuan yang sangat mengesankan. Namun aksi brutalnya di lapangan membuat ia dianggap sebagai salah satu pesepak bola paling dibenci di dunia.

3. Gennaro Gattuso
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Mantan gelandang bertahan AC Milan ini memang dikenal dengan permainan agresifnya di atas lapangan. Setiap tim di dunia tentu sangat membutuhkan pemain dengan karakter seperti Gattuso, tapi sayang ia tidak pernah bisa mengontrol sifat tempramentalnya.

Di Italia, Gattuso diberi julukan 'Rhino' (badak). Julukan tersebut jelas menjelaskan bagaimana aksinya di atas lapangan.

4. Lee Cattermole
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Sebagai seorang gelandang bertahan, seorang pemain biasanya memang harus berani untuk mengambil resiko melakukan pelanggaran. Namun Cattermole tampaknya sangat ketagihan untuk melakukannya.

Gelandang Sunderland ini dikenal dengan tekel brutalnya. Ia bahkan nyaris memecahkan rekor pelanggaran terbanyak di Liga Inggris dalam satu musim.

5. Joey Barton
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Joey Barton seperti sebuah bom waktu. Anda tidak pernah tahu kapan emosinya akan meledak. Gelandang yang Burnley ini telah melakukan semua hal buruk, mulai dari menyunduk mata rekannya dengan rokok, memukul perut lawan dalam sebuah pertandingan bahkan, hingga secara sporadis menyerang tiga pemain Manchester City sekaligus.

Tak heran bila di tahun 2008 Barton harus mendekam selama 77 hari di dalam penjara. Bila saja tidak menjadi pesepak bola profesional, mungkin Barton telah menjadi seorang pelaku kriminal.

6. Roy Keane
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Mantan kaptain Manchester United ini selalu bisa memberikan tontonan menarik disetiap penampilannya. Tapi yang menjadikannya perhatian tentunya adalah aksi agresifnya di setiap pertandingan.

Kebanyakan pecinta sepak bola tentu ingat bagaimana saat Keane melepaskan tinjunya ke arah Alan Shearer di tahun 2001 saat Manchester United berhadapan dengan Newcastle.

7. Sergio Ramos
Tujuh Pemain Paling Brutal dalam Sepak Bola

Sergio Ramos menjadi 'musuh bersama' ketika Real Madrid menghadapi Liverpool di final Liga Champions 2017/2019 di Kiev, Ukraina. Pada saat itu, Ramos merobohkan penyerang Liverpool Mohamed Salah dengan cara brutal.

Netizens menuding Ramos sengaja mengincar dan merobohkan Salah hingga pemain asal Mesir itu cedera. Alhasil, Real Madrid sukses meraih gelar Liga Champions dengan kemenangan 3-1.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak