alexametrics

Petarung Kolombia Ini Tak Sabar Hancurkan Karir Dilian Whyte

loading...
Petarung Kolombia Ini Tak Sabar Hancurkan Karir Dilian Whyte
Petarung Kolombia Ini Tak Sabar Hancurkan Karir Dilian Whyte/Sky Sports
A+ A-
LONDON - Petinju Kolombia Oscar Rivas menyemburkan spirit merobohkan Dilian Whyte dari Inggris untuk merebut peluang menjadi penantang nomor 1 di Kelas Berat WBC. Modal Rivas untuk merobohkan Whyte cukup mentereng dengan memiliki rekor ring 18 menang KO tanpa terkalahkan dalam 26 pertarungan.

Petinju Kolombia itu sudah menyiapkan pukulan mautnya saat berduel dengan Whyte di The O2 Arena pada 20 Juli mendatang. Whyte sangat berambisi menjadi penantang utama juara dunia Tinju Kelas Berat WBC Deontay Wilder.

Wilder sendiri selalu menghindar bertemu Whyte. Dia lebih memilih rematch dengan Tyson Fury tahun depan. Rivas pun siap untuk membuat karir Whyte berantakan dalam pertarungan 20 Juli nanti.



’’Saya menunggu kesempatan seperti ini tahun ini dan sekarang terwujud,’’kata Rivas kepada Sky Sports. "Saya ingin menunjukkan kepada semua orang apa yang bisa saya lakukan,’’lanjutnya.

Dia benar-benar tidak peduli dengan Whyte yang memiliki rekor ring 25-1. Rivas hanya berpikir bagaimana dia bisa menunjukkan performa terbaiknya. ’’Saya tidak peduli apa yang Whyte pikirkan. Jika dia tidak memikirkan saya, itu masalah dia,’’katanya sengit.

Rivas yang bermukim di Kanada setelah menjalani karir amatir dengan rekor 16-4 termasuk kemenangan atas Andy Ruiz Jr yang kini menjadi juara dunia Tinju Kelas Berat WBA, IBF, WBO, dan IBO.

Petinju 32 tahun yang dijuluki Kaboom itu selalu mencatat kemenangan yang menakjubkan. Dia pernah memukul KO mantan penantang juara dunia Bryant Jennings.

"Saya mengubah banyak hal, saya selalu mengimprovisasi teknik saya,’’katanya. "Saya pindah ke Montreal bersama Marc Ramsay yang mengimprovisasi banyak hal mengenai karir tinju saya,’’lanjutnya.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak