Jadi Pahlawan Bayern Muenchen Buat Kingsley Coman Sedih
Senin, 24 Agustus 2020 - 05:16 WIB
loading...
Perasaan Kingsley Coman campur aduk setelah membawa Bayern Muenchen jadi juara Liga Champios 2019/2020. Foto : Reuters
A
A
A
LISABON - Kingsley Coman adalah pahlawan setelah gol semata wayangnya ke gawang Paris Saint Germain (PSG) membuat Bayern Muenchen juara Liga Champions 2019/2020 . Tapi, kesedihan menggayut pada diri pemain 22 tahun itu. Kenapa ?
Pada pertandingan di Estadio do Sport Lisboa e Benfica (da Luz), Senin (24/8/2020) dini hari WIB, Coman berhasil menjawab tantangan pelatih Hansi Flick untuk tampil sebagai starter. Ia mengisi posisi Ivan Perisic yang pada laga-laga awal selalu tampil sebagai tim inti. (Baca juga : Buyarkan Mimpi PSG, Bayern Muenchen Rengkuh Gelar Liga Champions )
Apa yang terjadi di Lisabon sama sekali tak pernah terbayangkan Coman. Dua tahun lalu, pemain yang berposisi di sayap itu sempat berpikir mengakhiri karier lantaran cedera yang menyebabkan absen berbulan-bulan. (Baca juga : Fakta dan Data Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2019/2020 )
"Itu adalah tahun yang sangat sulit. Ketika saya melukai diri sendiri, itu adalah akhir dunia bagi saya," kenangnya seperti dikutip Reuters.
"Saya harap tidak harus menghidupkan kembali apa yang telah saya alami. Cukup sudah. Saya tidak akan menerima operasi ketiga, itu berarti mungkin kaki saya tidak dibuat untuk level ini. Saya kemudian akan menjalani kehidupan lain, kehidupan tanpa nama."
Pada pertandingan di Estadio do Sport Lisboa e Benfica (da Luz), Senin (24/8/2020) dini hari WIB, Coman berhasil menjawab tantangan pelatih Hansi Flick untuk tampil sebagai starter. Ia mengisi posisi Ivan Perisic yang pada laga-laga awal selalu tampil sebagai tim inti. (Baca juga : Buyarkan Mimpi PSG, Bayern Muenchen Rengkuh Gelar Liga Champions )
Apa yang terjadi di Lisabon sama sekali tak pernah terbayangkan Coman. Dua tahun lalu, pemain yang berposisi di sayap itu sempat berpikir mengakhiri karier lantaran cedera yang menyebabkan absen berbulan-bulan. (Baca juga : Fakta dan Data Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2019/2020 )
"Itu adalah tahun yang sangat sulit. Ketika saya melukai diri sendiri, itu adalah akhir dunia bagi saya," kenangnya seperti dikutip Reuters.
"Saya harap tidak harus menghidupkan kembali apa yang telah saya alami. Cukup sudah. Saya tidak akan menerima operasi ketiga, itu berarti mungkin kaki saya tidak dibuat untuk level ini. Saya kemudian akan menjalani kehidupan lain, kehidupan tanpa nama."
Lihat Juga :