alexametrics

Bursa Transfer

Harga Cocok, PSG Sudi Lepaskan Neymar

loading...
Harga Cocok, PSG Sudi Lepaskan Neymar
PSG rela melepaskan Neymar asalkan ada klub yang berani membayar dengan harga cocok. Foto : Ist
A+ A-
PARIS - Paris Saint Germain (PSG) sudi melepaskan Neymar asalkan ada klub berani membayar dengan harga yang cocok. Barcelona yang disebut ingin kembali menggaet mantan bintangnya itu, sampai sekarang belum juga mengajukan tawaran.

Direktur Olahraga PSG, Leonardo mengungkapkan tak ada alasan untuk mempertahankan Neymar. Hubungan antara PSG dan Neymar dikabarkan memang sudah agak 'memanas'. Neymar sendiri sudah mendapatkan peringatan setelah tidak melaporkan saat absen ketika latihan.

Di sisi lain, agen Neymar yang tak lain ayahnya, mengungkapkan kalau tindakan anaknya tersebut sebagai sinyal kalau Neymar tidak akan kembali lagi ke Paris.



"Neymar dapat meninggalkan PSG, jika ada tawaran yang cocok. Tapi sampai saat ini, kami tidak tahu apakah ada yang mau membelinya atau berapa harganya. Semua ini tidak dilakukan dalam sehari, itu pasti," kata Leonardo kepada Le Parisien, Selasa (9/7/2019).

"PSG hanya mengandalkan pemain yang ingin bertahan dan membangun sesuatu yang besar. Kami tidak membutuhkan pemain yang akan membantu klub dengan tetap di sini," sambungnya.

"Saya tidak tahu klub yang telah menang dari waktu ke waktu dengan pemain yang lebih kuat dari mereka. Agar klub bisa maju, ia harus memiliki kendali atas segalanya, termasuk pada pemain yang paling penting."

Leonardo membenarkan bahwa Neymar ingin meninggalkan PSG. Ia pun menambahkan kalau PSG sama sekali tidak akan memberikan fasilitas berlebih hingga Neymar merasa nyaman dan bahagia di Paris.

"Itu tidak hanya terjadi pada PSG. Ada kasus serupa di klub lain. Kami mendengar di mana-mana, di Manchester atau di tempat lain, bahwa para pemain ingin meninggalkan klub mereka. Itu juga terjadi di PSG, itu normal. Tapi mengapa itu harus dianggap sebagai memalukan, seolah-olah klub telah gagal meyakinkan pemain untuk tetap tinggal, seolah-olah itu selalu menjadi kesalahan klub?"

"Dan dalam kasus Neymar, yang terlambat untuk berlatih, itu masih akan menjadi tanggung jawab klub. Jika pemain datang terlambat, itu salahnya. Setelah itu, ada prosedur internal dan kita akan melihat bagaimana keadaannya."
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak