Di Mata Anggota Kru Vinales, Marquez Pembalap Istimewa

Rabu, 10 Juli 2019 - 00:01 WIB
Di Mata Anggota Kru...
Di Mata Anggota Kru Vinales, Marquez Pembalap Istimewa
A A A
SACHSENRING - Kemenangan Marc Marquez di Sirkuit Sachsenring tampaknya masih meninggalkan cerita menarik buat penikmat balap MotoGP di seluruh dunia. Pasalnya, pembalap berjuluk The Baby Alien itu sangat dominan selama mengaspal di lintasan sepanjang 3,7 km.

Marquez setidaknya telah menorehkan angka keramat di Sirkuit Sachsenring. Sepuluh pole position dan sepuluh kemenangan dalam sepuluh kunjungan merupakan catatan yang baru diukirnya. Ini tentunya bukan sebuah kebetulan pembalap tim Repsol Honda mampu mencetak angka keramat tersebut.

Menjaga konsistensi merupakan senjata utama buat Marquez. Inilah yang dikatakan Julian Simon selaku anggota kru Maverick Vinales. Simon tahu betul sewaktu dirinya menangani pembalap asal Spanyol saat tiba di kelas 125cc bersama tim KTM pada 2008 lalu.

Simon membeberkan salah satu kelebihan Marquez. Dikatakannya, dia punya perasaan yang bagus untuk mengendalikan ban depan. Meskipun ia kerap membuat banyak kesalahan dengan ban depan, namun ia tidak jatuh. Itu yang terjadi selama tampil di kelas elite MotoGP.

Hal lain yang masih diingatnya waktu itu adalah Marquez punya pengetahuan yang bagus tentang motor dan ia sangat sensitif setiap berbicara tentang pengaturan motor. "Pertama kali saya melihat Marc, dia masih sangat muda tapi saya langsung tahu ia adalah pembalap khusus. Di dalam garasi, dia selalu mendengarkan mekanik dan manajer timnya," kenang Simon, Selasa (9/7/2019).

"Pada 2011 dan 2012 kami berdua berada di Moto2. Sekali lagi saya bisa melihat Marc sangat istimewa - di sudut masuk dia punya banyak perasaan untuk mengendalikan ban depan. Dia membuat banyak kesalahan dengan ban depan dan dia tidak jatuh, seperti di MotoGP sekarang. Saya mengingatnya pada tahun 2012 ketika ia mengendarai sasis Suter yang diperkuat dengan serat karbon untuk membuat frame lebih kaku."

"Saat itu motornya sangat kaku sehingga hanya Marc yang bisa mengendarainya. Dengan motor itu dia mengalami kecelakaan, tetapi dia menabrak lebih sedikit daripada saya karena dia memiliki begitu banyak kendali di depan. Ini adalah hal terbesarnya - kendalinya terhadap ban depan," pungkas Simon.
(bbk)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
4 jam yang lalu
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
12 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
12 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
12 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
19 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved