Set Piece yang Ubah Nasib Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024
Minggu, 21 Juli 2024 - 19:09 WIB
loading...
Indra Sjafri membongkar kunci kemenangan Timnas Indonesia U-19 2-0 atas Kamboja U-19 pada laga kedua fase grup Piala AFF U-19 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/7/2024) / Foto: PSSI
A
A
A
Indra Sjafri membongkar kunci kemenangan Timnas Indonesia U-19 2-0 atas Kamboja U-19 pada laga kedua fase grup Piala AFF U-19 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/7/2024). Dia menuturkan umpan silang menjadi kunci kemenangan Garuda Nusantara.
Sepasang gol untuk Timnas Indonesia U-19 dibukukan oleh Kadek Arel (71'), dan Iqbal Gwijangge (86'). Kemenangan ini membuat Garuda Nusantara memimpin klasemen Grup A Piala AFF U-19 2024 dengan koleksi enam poin.
Selepas laga, Indra mengungkapkan kunci kemenangan timnya atas Kamboja U-19. Pelatih asal Sumatera Barat itu mengatakan, umpan lambung adalah faktor kemenangan Timnas Indonesia U-19.
Baca Juga: Menyala! Iqbal Gwijangge Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2024
Diketahui, Garuda Nusantara menang lewat dua gol yang tercipta dari skema tendangan penjuru. "Kalau mengenai kenapa kita agak susah membongkar pertahanan mereka dan hampir 70 menit, itu yang sudah saya sampaikan tadi bahwa kita sudah berupaya bagaimana membongkar compact defend bagaimana anak-anak main melebar dan situasi bola cepat, penetrasi, dan shooting jarak jauh semuanya tidak berjalan," kata Indra.
Sepasang gol untuk Timnas Indonesia U-19 dibukukan oleh Kadek Arel (71'), dan Iqbal Gwijangge (86'). Kemenangan ini membuat Garuda Nusantara memimpin klasemen Grup A Piala AFF U-19 2024 dengan koleksi enam poin.
Selepas laga, Indra mengungkapkan kunci kemenangan timnya atas Kamboja U-19. Pelatih asal Sumatera Barat itu mengatakan, umpan lambung adalah faktor kemenangan Timnas Indonesia U-19.
Baca Juga: Menyala! Iqbal Gwijangge Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2024
Diketahui, Garuda Nusantara menang lewat dua gol yang tercipta dari skema tendangan penjuru. "Kalau mengenai kenapa kita agak susah membongkar pertahanan mereka dan hampir 70 menit, itu yang sudah saya sampaikan tadi bahwa kita sudah berupaya bagaimana membongkar compact defend bagaimana anak-anak main melebar dan situasi bola cepat, penetrasi, dan shooting jarak jauh semuanya tidak berjalan," kata Indra.
Lihat Juga :