Produktivitas Gol La Liga Spanyol Terburuk di Antara Lima Liga Teratas Eropa

Senin, 13 April 2020 - 00:49 WIB
loading...
Produktivitas Gol La Liga Spanyol Terburuk di Antara Lima Liga Teratas Eropa
Produktivitas gol di La Liga Spanyol ternyata terburuk dibandingkan liga Eropa lainnya. Foto : Dok
A A A
MADRID - La Liga Spanyol menjadi liga yang paling sedikit dalam produktivitas gol sejauh musim 2019/2020 ini. Di antara lima kompetisi Eropa teratas, hanya Ligue 1 Prancis yang menorehkan angka serendah Liga Spanyol.

Dalam 270 pertandingan yang telah dimainkan sebelum dihentikan akibat pandemi virus corona, total 685 gol tercipta di La Liga.

Ini berarti tercipta rata-rata 2,53 gol per pertandingan, identik dengan Ligue 1 dan terendah sejak musim 2006/2007, yang berakhir dengan 2,47 gol per pertandingan.

Angka saat ini adalah yang terendah keempat di abad ke-21 di belakang musim 2006/2007, musim 2005/2006 (2,46) dan musim 2001/2002 (2,52).

Sementara itu, Liga Primer Inggris menempati urutan teratas dalam produktivitas dengan 784 gol (2,74 per pertandingan), diikuti Serie A dengan 746 gol (2,96 per pertandingan), Bundesliga dengan 728 gol (3,26 per pertandingan) dan Ligue 1 dengan 704 gol (2,53 per pertandingan).

Jika tren ini berlanjut di Spanyol, ini akan menjadi musim keempat berturut-turut di mana sepak bola Spanyol mengalami penurunan jumlah gol.

Gol per musim selama 10 tahun terakhir di La Liga
18/19 - 983 gol
17/18 - 1.024 gol
16/17 - 1.118 gol
15/16 - 1.043 gol
14/15 - 1.009 gol
13/14 - 1.045 gol
12/13 - 1.091 gol
11/12 - 1.050 gol
10/11 - 1.042 gol
09/10 - 1.031 gol
08/09 - 1.101 gol

LaLiga Santander belum menempati posisi teratas dalam daftar sejak musim 2015/16, ketika memcetak 1.043 gol.

Dari 11 musim terakhir, tim-tim Spanyol hanya tiga kali menjaringkan gol terbanyak di Eropa, sementara musim lalu adalah yang pertama mereka gagal mencapai seribu gol sejak 2006/2007.

Dalam kampanye 2019/2020, Spanyol mencatat pertandingan terbanyak yang berakhir tanpa gol (46 laga), diikuti Ligue 1 (42), Serie A (34), Liga Premier (32) dan Bundesliga ( 18).

Alasan kurangnya produktivitas gol di La Liga Spanyol antara lain tidak adanya penyerang mematikan seperti Neymar atau Cristiano Ronaldo, karena keduanya mencetak banyak gol di klub masing-masing.

Juga ada penjaga gawang andal seperti Marc-Andre ter Stegen, Thibaut Courtois dan Jan Oblak dianggap sebagai tiga kiper terbaik di dunia saat ini.
(dwi)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3093 seconds (10.55#12.26)