Mengenang Olimpiade Munich 1972: Ketika 11 Atlet Israel Tewas Dibantai

Senin, 22 Juli 2024 - 23:00 WIB
loading...
Mengenang Olimpiade...
Mengenang Olimpiade Munich 1972: Ketika 11 Atlet Israel Tewas Dibantai. Foto: Muenchen 1972
A A A
MUNICH - Adidas dapat sorotan negatif setelah mendepak model keturunan Palestina, Bella Hadid , dari iklan yang mempromosikan sepatu SL72. Peristiwa pembantaian 11 atlet Israel di Olimpiade Munich 1972 ikut terseret dalam keputusan Adidas mendepak sang model.

Apparel olahraga yang berbasis di Jerman itu merevisi kampanye mereka setelah mendapat kritik dari Israel atas keterlibatan Bella Hadid.

Baca Juga: Profil Jake Paul, Petinju Keturunan Yahudi Ashkenazi Pencetus Negara Zionis Israel

Akun resmi Israel di X mengatakan, mereka keberatan dengan keberadaan Bella Hadid sebagai wajah kampanye Adidas. Pihak Israel dalam postingan itu mengklaim bahwa sebelas warga mereka telah dibunuh oleh teroris Palestina pada saat Olimpiade Munich 1972.

Lantas, seperti apa peristiwa Olimpiade Munich 1972 itu terjadi?


Olimpiade 1972 di Munich, Jerman, awalnya diharapkan menjadi ajang perayaan perdamaian dan persatuan antarbangsa setelah berakhirnya Perang Dunia II. Namun, perhelatan olahraga terbesar di dunia tersebut berubah menjadi mimpi buruk dengan terjadinya serangan yang menewaskan 11 atlet Israel.

Pada tanggal 5 September 1972, kelompok bernama Black September salah satu faksi dalam Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), menyusup ke perkampungan atlet di Munich. Mereka berhasil menyandera 11 anggota tim Olimpiade Israel. PLO menuntut pembebasan 234 tahanan Palestina yang berada di penjara Israel serta dua teroris Jerman yang dipenjara di Jerman Barat.

Negosiasi antara pihak keamanan Jerman dan PLO berlangsung tegang. Pemerintah Jerman mencoba memenuhi beberapa tuntutan dan menawarkan uang sebagai gantinya, namun hal ini ditolak. Ketika negosiasi mencapai jalan buntu, pihak berwenang Jerman memutuskan untuk melakukan operasi penyelamatan.

Bencana di Bandara Furstenfeldbruck

Kelompok PLO dan sandera dibawa ke Bandara Fürstenfeldbruck dengan helikopter, di mana sebuah rencana penyelamatan telah disiapkan. Sayangnya, operasi tersebut gagal total. Terjadi baku tembak yang kacau antara pihak keamanan dan para teroris. Seluruh 11 atlet Israel, lima anggota kelompok penyandra, dan seorang polisi Jerman tewas dalam insiden tersebut.

Tragedi ini mengejutkan seluruh dunia. Olimpiade yang awalnya dimaksudkan untuk merayakan persatuan dan perdamaian berubah menjadi panggung kekerasan dan teror. Setelah kejadian tersebut, Olimpiade dihentikan selama 24 jam untuk mengadakan upacara mengenang para korban.

Peristiwa ini membawa perubahan besar dalam keamanan acara-acara olahraga internasional. Sejak saat itu, langkah-langkah keamanan yang lebih ketat diterapkan untuk memastikan keselamatan para atlet dan peserta. Tragedi Munich 1972 menjadi pengingat.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Direktur FBI...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Atlet Olimpiade Musim...
Atlet Olimpiade Musim Dingin Israel Dikecam, Komentator Olahraga: Dia Zionis Sejati
Tatap Olimpiade Los...
Tatap Olimpiade Los Angeles 2028: PBSI Terima Dukungan Gymnasium dan Sport Science
5 Pesta Olahraga Dunia...
5 Pesta Olahraga Dunia yang Pernah Diboikot: Olimpiade hingga Piala Afrika!
Magnet Layar Kaca: 5...
Magnet Layar Kaca: 5 Hajatan Olahraga Paling Banyak Ditonton dalam Sejarah
Namanya Terseret di...
Namanya Terseret di Epstein Files, Gigi Hadid Akhirnya Angkat Bicara
Galaxy Z Flip7 Olympic...
Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Resmi Dirilis, Punya Fitur Selfie Podium yang Bikin Iri Penampak
Olimpiade PAI 2025,...
Olimpiade PAI 2025, Wamenag Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Praktik Nilai Agama
Special Bola
Timnas Kanada Menang...
Bola Dunia
Timnas Kanada Menang 6-0 atas Qatar di Piala Dunia 2026, Jonathan David Hattrick!
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Swiss Bantai Bosnia 4-1, Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1!
Geliat Arema FC Sambut...
Liga Indonesia
Geliat Arema FC Sambut Super League 2026-2027: Permanenkan Hansamu Yama dan Pulangkan Tito
Rekomendasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved