Ujian Nyata Murray di Turnamen Cicinati Masters 2020
Senin, 24 Agustus 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Murray mengaku puas bisa menjalani laga pertamanya menghadapi Tiafoe yang berjalan dengan mulus. Sebab, dia sempat khawatir dengan kondisi cederanya akan kambuh pada pertandingan tersebut. Beruntung, petenis berusia 33 tahun ini melakukannya dengan sangat baik dan berharap bisa meningkatkan penampilan saat menghadapi Zverev.
“Saya pikir bergerak dengan baik hari ini. Itu mungkin hal paling saya sukai dan mungkin hal paling saya khawatirkan di pertandingan itu. Saya merasa bergerak cukup bagus dan bermain lebih baik. Saya melakukan beberapa hal dengan baik pada akhirnya, tetapi saya yakin bisa meningkatkan permainan saya pada pertandingan berikutnya,” katanya.
Sementara itu, petenis berperingkat 12 dunia asal Kanada Denis Shapovalov tampil impresif dengan mengalahkan juara AS Terbuka 2014 Marin Cilic dua set langsung 6-3, 6-3 di babak pertama Cincinnati Masters 2020. Kemenangan ini diharapkan menjadi modal bagus untuk bisa meraih gelar turnamen ATP Masters 1000 pertama dalam kariernya.
“Saya tidak berpikir bisa bermain lebih baik. Itu adalah hasil sangat sulit untuk melawan Marin pada putaran pertama. Dia pemain yang luar biasa, dan dia membuktikannya berkali-kali. Ini akan menjadi ujian bagus untuk saya,” katanya. (Lihat videonya: Pembunuh Keji Satu Keluarga di Sukoharjo Ditangkap)
Pada laga berikutnya, Shapovalov akan menghadapi petenis asal Jerman Jan-Lennard Struff yang sukses menyingkirkan wakil Australia Alex de Minaur 6-2, 6-4. Namun, petenis berusia 21 ini patut waspada pada pertandingan nanti. Sebab, dia memiliki rekor pertemuan kurang bagus karena menderita tiga kekalahan dari empat pertemuannya dengan lawannya itu. (Raikhul Amar)
“Saya pikir bergerak dengan baik hari ini. Itu mungkin hal paling saya sukai dan mungkin hal paling saya khawatirkan di pertandingan itu. Saya merasa bergerak cukup bagus dan bermain lebih baik. Saya melakukan beberapa hal dengan baik pada akhirnya, tetapi saya yakin bisa meningkatkan permainan saya pada pertandingan berikutnya,” katanya.
Sementara itu, petenis berperingkat 12 dunia asal Kanada Denis Shapovalov tampil impresif dengan mengalahkan juara AS Terbuka 2014 Marin Cilic dua set langsung 6-3, 6-3 di babak pertama Cincinnati Masters 2020. Kemenangan ini diharapkan menjadi modal bagus untuk bisa meraih gelar turnamen ATP Masters 1000 pertama dalam kariernya.
“Saya tidak berpikir bisa bermain lebih baik. Itu adalah hasil sangat sulit untuk melawan Marin pada putaran pertama. Dia pemain yang luar biasa, dan dia membuktikannya berkali-kali. Ini akan menjadi ujian bagus untuk saya,” katanya. (Lihat videonya: Pembunuh Keji Satu Keluarga di Sukoharjo Ditangkap)
Pada laga berikutnya, Shapovalov akan menghadapi petenis asal Jerman Jan-Lennard Struff yang sukses menyingkirkan wakil Australia Alex de Minaur 6-2, 6-4. Namun, petenis berusia 21 ini patut waspada pada pertandingan nanti. Sebab, dia memiliki rekor pertemuan kurang bagus karena menderita tiga kekalahan dari empat pertemuannya dengan lawannya itu. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :