alexametrics

MotoGP 2019

Sejak 2010, Marquez Cuma Kehilangan Dua Gelar

loading...
Sejak 2010, Marquez Cuma Kehilangan Dua Gelar
Marc Marquez punya prestasi yang bagus selama menjadi pembalap. Sejak 2010, dia tercatat hanya kehilangan dua gelar juara dunia / Istimewa
A+ A-
CERVERA - Marc Marquez tidak terlalu peduli dengan rapor yang dimiliki saat mengaspal di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Pembalap Repsol Honda itu diketahui telah mengoleksi 10 kemenangan beruntun di semua kelas yang diikutinya.

Kemenangan di MotoGP Jerman 2019 setidaknya telah menuliskan catatan tersendiri buat Marquez. Dalam 10 tahun, Si Bayi Alien telah memenangkan 10 gelar juara serta meraih 10 pole position.

Di usia 26 tahun, Marquez telah mengumpulkan setidaknya 124 podium dan 75 kemenangan grand prix. Sebanyak 49 kemenangan diraihnya di kelas utama MotoGP.



"Saat ini karier saya berjalan sangat baik. Sejak 2010 saya hanya kehilangan dua gelar juara yakni 2011 (Moto2) dan 2015 (MotoGP) melawan Jorge Lorenzo," cetusnya dikutip dari Speedweek, Sabtu (20/7/2019).

Kendati punya rapor bagus, namun pemilik nomor 93 itu tak mau terlalu jemawa. Marquez justru khawatir tentang pertarungan gelar MotoGP musim ini.

"Saya berkonsentrasi pada kejuaraan. Ini adalah cara yang tepat untuk mendapatkan fokus yang tepat setiap musim dan mendorong pekerjaan ke depan. Berjuang untuk kemenangan kejuaraan dunia setiap musim dan menang. Begitulah cara Anda tetap bugar, itulah sikap yang tepat. Karena itulah, cara Anda tetap termotivasi," sambungnya.

Lanjut bercerita, Marquez memandang pertarungan perebutan gelar di lintasan pacuan kuda besi dianggapnya sebagai sesuatu yang normal. Pasalnya, pembalap lain juga mengejar tujuan yang sama.

"Jika seseorang adalah lawan langsung saya di kejuaraan, ia tidak akan menjadi teman terbaik Anda. Ketika saya bertarung melawan Stefan Bradl untuk Kejuaraan Dunia Moto2 pada 2011, kami tidak memiliki ketegangan satu sama lain. Tapi tetap ada rasa hormat. Sama seperti di MotoGP. Jika Anda memiliki lawan yang sama-sama mempertaruhkan gelar, itu normal ketika ada ketegangan. Karena Anda berjuang untuk gelar juara Dunia, dua pembalap mengejar tujuan yang sama, mereka ingin memenangkan gelar," pungkas Marquez.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak