Kesempatan Terakhir La Memo Tembus Perempat Final Olimpiade 2024
Minggu, 28 Juli 2024 - 07:07 WIB
loading...
Kesempatan terakhir La Memo tembus perempat final Olimpiade 2024 cabang olahraga dayung. Inilah kata yang tepat untuk menggambarkan peluang atlet Indonesia / Foto: Gerakkita
A
A
A
Kesempatan terakhir La Memo tembus perempat final Olimpiade 2024 cabang olahraga dayung. Inilah kata yang tepat untuk menggambarkan peluang atlet Indonesia.
La Memo gagal menembus langsung ke babak perempat final nomor single sculls putra Olimpiade Paris 2024 setelah menempati posisi kelima di babak heat 2 yang berlangsung di Nautica St - Flat Water, Paris, Prancis Sabtu (27/7/2024) siang WIB.
La Memo mencatatkan waktu 7 menit 19,33 detik dengan menempuh jarak 2000 meter. Finis di posisi kelima membuat Memo memupus asanya untuk langsung lolos ke babak perempat final.
Baca Juga: Hasil Olimpiade 2024: Apriyani/Fadia Dibekuk Duet Jepang di Grup A
Sebab, hanya tiga posisi terbaik di masing-masing heat yang berhak lolos langsung ke perempat final. Pelatih Tim Dayung Indonesia, Muhammad Hadris, mengakui bahwa anak asuhnya itu memang kesulitan untuk menembus posisi tiga besar di babak heat tersebut.
Namun, ia mengatakan Memo sudah berjuang maksimal. "Kalau melihat Memo tadi, untuk bisa masuk ke posisi ketiga sulit sekali. Kondisi angin dari samping, Memo mencoba menahan target kecepatan di 500 meter pertama. Tapi Memo sudah berjuang maksimal," kata Muhammad Hadris.
La Memo gagal menembus langsung ke babak perempat final nomor single sculls putra Olimpiade Paris 2024 setelah menempati posisi kelima di babak heat 2 yang berlangsung di Nautica St - Flat Water, Paris, Prancis Sabtu (27/7/2024) siang WIB.
La Memo mencatatkan waktu 7 menit 19,33 detik dengan menempuh jarak 2000 meter. Finis di posisi kelima membuat Memo memupus asanya untuk langsung lolos ke babak perempat final.
Baca Juga: Hasil Olimpiade 2024: Apriyani/Fadia Dibekuk Duet Jepang di Grup A
Sebab, hanya tiga posisi terbaik di masing-masing heat yang berhak lolos langsung ke perempat final. Pelatih Tim Dayung Indonesia, Muhammad Hadris, mengakui bahwa anak asuhnya itu memang kesulitan untuk menembus posisi tiga besar di babak heat tersebut.
Namun, ia mengatakan Memo sudah berjuang maksimal. "Kalau melihat Memo tadi, untuk bisa masuk ke posisi ketiga sulit sekali. Kondisi angin dari samping, Memo mencoba menahan target kecepatan di 500 meter pertama. Tapi Memo sudah berjuang maksimal," kata Muhammad Hadris.
Lihat Juga :