Kisah Rayssa Leal, Peraih Perunggu Olimpiade Paris 2024 Kena Tegur IOC Gara-gara Simbol Keagamaan
Kamis, 01 Agustus 2024 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk Desa Olimpiade, aturan IOC berlaku. Tidak ada batasan untuk mengenakan jilbab atau pakaian keagamaan atau budaya lainnya," kata juru bicara Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024, Kamis (1/8/2024): Tradisi Emas Indonesia Terancam!
Di Instagram-nya, Leal mengunggah kegembiraannya atas kemenangannya, sambil memuji Tuhan. "Di puncak dunia. Segala hormat dan kemuliaan bagi Tuhan."
Leal lahir dan tinggal di Imperatriz, kota terbesar kedua di Maranhao, Brasil dan mengganti pelajaran sekolah dengan berlatih skateboard. Ia mulai berlatih olahraga ini pada usia enam tahun, setelah mendapatkan papan luncur pertamanya, hadiah dari seorang teman keluarga.
Leal pertama kali menarik perhatian pada usia tujuh tahun lewat video internet saat ia berseluncur dengan tutu dan melompat dari bangunan tinggi dengan papan luncurnya. Ibu Leal merekam video tersebut pada 7 September 2015, dan mengirimkannya ke pemain papan luncur profesional Amerika Tony Hawk.
![Kisah Rayssa Leal, Peraih Perunggu Olimpiade Paris 2024 Kena Tegur IOC Gara-gara Simbol Keagamaan]()
Foto: Newsday
Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024, Kamis (1/8/2024): Tradisi Emas Indonesia Terancam!
Di Instagram-nya, Leal mengunggah kegembiraannya atas kemenangannya, sambil memuji Tuhan. "Di puncak dunia. Segala hormat dan kemuliaan bagi Tuhan."
Perjalanan Karier Rayssa Leal di Olimpiade
Leal lahir dan tinggal di Imperatriz, kota terbesar kedua di Maranhao, Brasil dan mengganti pelajaran sekolah dengan berlatih skateboard. Ia mulai berlatih olahraga ini pada usia enam tahun, setelah mendapatkan papan luncur pertamanya, hadiah dari seorang teman keluarga.
Leal pertama kali menarik perhatian pada usia tujuh tahun lewat video internet saat ia berseluncur dengan tutu dan melompat dari bangunan tinggi dengan papan luncurnya. Ibu Leal merekam video tersebut pada 7 September 2015, dan mengirimkannya ke pemain papan luncur profesional Amerika Tony Hawk.

Foto: Newsday
Lihat Juga :