alexametrics

Kratingdaeng Final Piala Indonesia 2019

Masyarakat di Makassar Baik, tapi Persija Datang untuk Mengukir Sejarah

loading...
Masyarakat di Makassar Baik, tapi Persija Datang untuk Mengukir Sejarah
Pelatih Persija Julio Banuelos tidak terlalu memusingkan mengenai teror yang sempat menimpa anak asuhnya. Dikatakannya, apa yang dialami semua tergantung pemain masing-masing bagaimana untuk menyikapinya / Persija
A+ A-
MAKASSAR - Persija Jakarta telah tiba di Makassar pada Minggu (4/8/2019). Kedatangan anak asuh Julio Banuelos di kota Angin Mammi untuk menjalani laga leg kedua Kratingdaeng Piala Indonesia 2019 melawan PSM di Stadion Andi Mattalatta, Selasa (6/8).

Satu hari sebelum bertanding, Persija menghadiri prosesi Pre Match Press Confererence (PMPC), Senin (5/8). Dalam pertemuan dengan wartawan, pelatih Macan Kemayoran menjelaskan alasan mengapa timnya tidak melakukan official training (OT) di Stadion Andi Mattalatta.

Banuelos menjelaskan bahwa Persija memilih latihan di Jakarta ketimbang di Makassar. Ini tidak ada kaitannya dengan teror yang sempat dialami Ismed Sofyan dkk saat berada di Makassar.



Ini lebih pada masalah waktu yang sangat mepet, sehingga Persija memilih untuk tidak melakukan OT di Makassar. Maklum, mereka baru saja menjalani laga lanjutan Liga 1 melawan Arema, Sabtu (3/8).

"Tidak masalah kami tidak mengambil OT. Kami memilih latihan di Jakarta karena masalah waktu karena pertandingan melawan Arema sangat mepet sehingga tidak ambil OT di sini (Makassar). Sekali lagi tidak ada masalah, masyarakat Makassar sangat baik," puji Banuelos.

Sekadar informasi, anak asuh Banuelos sempat mendapatkan teror dari penggemar PSM saat berada di Makassar. Bahkan bus yang ditumpangi rombongan Persija sempat dilempari oleh orang tak dikenal sehingga kaca sampai pecah.

Akibat hal itu, PSSI terpaksa menunda pertandingan yang seharusnya dijadwalkan pada 28 Juli lalu. "Ya semua di sepak bola seperti ini bukan hanya di daerah Makassar atau di daerah Bandung semua tekanan di klub semua berat. Sekali lagi itu semua tergantung pemain masing-masing bagaimana untuk menyikapinya. Sekali lagi kita siap menghadapi laga."

Tapi sekarang situasi sudah kondusif dan Persija siap mengukir sejarah di Piala Indonesia 2019. Hal itu sebagaimana disampaikan Sandi Sute.

"Tujuan kami datang ke sini (Makassar) hanya satu untuk mengukir sejarah di Persija. Kami ingin meraih juara di sini (Makassar)," imbuh Sandi Sute.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak