Dihajar Petinju Transgender, Angela Carini Menyerah Takut Hidungnya Patah

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 08:28 WIB
loading...
Dihajar Petinju Transgender,...
Angela Carini tak kuasa menahan air matanya lantaran hanya mampu bertahan selama 46 detik saat menghadapi Aljazair Imane Khelif di North Paris Arena / Foto: The Guardian
A A A
Angela Carini tak kuasa menahan air matanya lantaran hanya mampu bertahan selama 46 detik saat menghadapi Aljazair Imane Khelif di North Paris Arena. Tak berselang lama, kemenangan petinju Aljazair itu langsung memicu kontroversi besar di Olimpiade Paris 2024 .

Dalam pertarungan yang berlangsung singkat ini, Carini menerima dua pukulan telak pada bagian dagunya. Puncaknya, pukulan keras Khelif yang mengarah pada bagian hidung membuat Carini mengangkat tangannya.

Carini berlutut sambil menangis tersedu-sedu dan menolak menjabat tangan Khelif setelah petinju Aljazair itu dinyatakan sebagai pemenang. Petinju Italia itu memutuskan mundur khawatir hidungnya patah.

Baca Juga: Catatan Bersejarah Gregoria Mariska Lolos ke Perempat Final Olimpiade Paris 2024

"Saya sangat kecewa. Saya naik ring untuk menghormati ayah saya. Saya sering diberitahu bahwa saya seorang pejuang, tetapi saya lebih memilih untuk berhenti demi kesehatan saya. Saya belum pernah merasakan pukulan seperti ini," jelas Carini dikutip dari The Guardian, Jumat (2/8/2024).

"Saya naik ring untuk bertarung. Saya tidak menyerah, tetapi satu pukulan terlalu menyakitkan, jadi saya bilang cukup. Saya akan keluar dengan kepala tegak. Setelah pukulan kedua, setelah bertahun-tahun berpengalaman, saya merasakan sakit yang hebat di hidung. Saya bilang cukup, karena saya tidak mau. Saya tidak bisa menyelesaikan pertarungan setelah pukulan di hidung. Jadi lebih baik mengakhirinya."

Khelif adalah satu dari dua petinju yang diizinkan bertarung di Olimpiade meskipun didiskualifikasi dari kejuaraan dunia wanita tahun lalu karena gagal dalam tes kelayakan gender. Bagaimana respons Carini?

Baca Juga: Gregoria Mariska Akui Merasa Terbebani di Olimpiade Paris 2024

Carini menjelaskan bahwa ini bukan wewenangnya untuk memberikan penilaian apakah Khelif seharusnya dilarang mengikuti Olimpiade atau tidak. Sementara Khelif menuturkan bahwa keberadaannya di pesta olahraga empat tahunan ini adalah untuk membawa pulang medali emas.

"Saya di sini untuk medali emas. Saya akan melawan siapa pun, saya akan melawan mereka semua," jelas Khelif kepada BBC Sport.

Reem Alsalem, pelapor khusus PBB untuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, menyatakan kekhawatirannya tentang apa yang telah terjadi. "Angela Carini benar-benar mengikuti nalurinya dan memprioritaskan keselamatan fisiknya, tetapi dia dan atlet perempuan lainnya seharusnya tidak mengalami kekerasan fisik dan psikologis ini berdasarkan jenis kelamin mereka," cuitnya.

Giorgia Meloni, perdana menteri Italia, turut menanggapi dengan mengatakan: "Saya pikir atlet yang memiliki karakteristik genetik laki-laki tidak boleh diterima dalam kompetisi perempuan dari sudut pandang saya, itu bukanlah pertandingan yang seimbang."
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Persib Bandung Disebut...
Liga Indonesia
Persib Bandung Disebut Bidik Osmar Loss sebagai Pelatih untuk Musim 2026-2027!
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Pasukan Pochettino Menang 2-0?
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Kevin De Bruyne Cs Bakal Tersingkir?
Rekomendasi
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Berita Terkini
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved