alexametrics

Jika Terpilih Jadi Ketua PSSI, Mochammad Iriawan : Hindari Naturalisasi

loading...
Jika Terpilih Jadi Ketua PSSI, Mochammad Iriawan : Hindari Naturalisasi
Bakal Calon Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan memiliki rencana jangka panjang dalam membangun sepak bola di Indonesia, salah satunya menghindari pemain naturalisasi. Foto : Koran Sindo
A+ A-
JAKARTA - Bakal Calon Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan memiliki rencana jangka panjang dalam membangun sepak bola di Indonesia. Salah satunya menghindari penggunaan pemain naturalisasi dan memberikan kesempatan pemain lokal membela tim nasional Indonesia.

Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, menyatakan, naturalisasi sudah tidak efektif dalam pengembangan timnas Indonesia. Apalagi sebagian pemain asing yang diberikan hak kewarganegaraan Indonesia rata-rata sudah berumur. Karena itu, dia ingin mengurangi penggunaan pemain asing dan mempercayakan pemain asli Indonesia.

“Setelah saya kaji, memang umurnya (pemain yang dinaturalisasi) sudah tua-tua. Di sana sudah fakir, kemudian dibawa ke kita. Saya tidak berjanji apakah itu (proses naturalisasi) dikurangi atau dihapuskan. Yang jelas, tidak akan ditambah. Insya Allah, ada pemain nasional kita yang sudah latihan dari luar negeri,” kata Iwan Bule.



Pemerintah Indonesia melalui PSSI sejauh ini sudah melakukan naturalisasi terhadap 27 pemain. Mayoritas pemain yang berganti kewarganegaraan menjadi Indonesia memang berusia di atas 30 tahun mulai dari Christian Gonzalez pada 2010 sampai terakhir Otavio Dutra (Persebaya) awal bulan ini.

Kesempatan bermain pemain lokal pun masih sedikit. Dengan begitu, Iwan Bule sangat berambisi bisa mewujudkan hal itu. Dia pun mengaku sudah mantap maju ke bursa pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2020–2024.

Bahkan, pria berusia 57 tahun itu mengklaim sudah mendapat kan dukungan lebih dari 50 voters (pemilik suara), termasuk Persija Jakarta dan Bhayangkara FC. “Sudah ada 50 voters yang mendukung saya. Semoga mereka tetap berkomitmen. Saya sudah menyampaikan kepada mereka soal komitmen dan niat saya. Ada 23 klub, 20 Asprov, dan Liga 2 sisanya banyak. Intinya, soal kepastian liga dan pembinaan, itu saja. Komitmen itu yang saya tawarkan kepada mereka,” ungkapnya.

Saat ini pemain naturalisasi yang berada di timnas Indonesia ada enam pemain setelah mendapatkan panggilan dari pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy. Mereka adalah Dutra (Persebaya Surabaya), Victor Igbonefo (PTT Rayong), Stefano Lilipaly (Bali United), Greg Nwokolo (Madura United), Alberto Goncalves (Madura United), dan Osas Saha (Tira Persikabo), untuk mengikuti pemusatan latihan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak